Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Staf Ahli Kementerian UMKM, Muhammad Taufiq (kanan) bersama Direktur Eksekutif Pemberdayaan UKM Kadin Indonesia Eman Sukirman menyampaikan pemaparannya saat diskusi dengan tema 'Membangun Kemitraan Koperasi dan UMKM di era Masyarakat Ekonomi Asean 2015' di Kantor DPP LDII, Jakarta, Selasa (28/4/2015). M Taufiq mengatakan, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 Indonesia harus membangun kemitraan antara koperasi dengan usaha kecil dan menengah (UKM). Kemitraan ini merupakan upaya untuk meminimalkan risiko ketidakpastian berusaha.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Staf Ahli Kementerian UMKM, Muhammad Taufiq (kanan) bersama Direktur Eksekutif Pemberdayaan UKM Kadin Indonesia Eman Sukirman menyampaikan pemaparannya saat diskusi dengan tema 'Membangun Kemitraan Koperasi dan UMKM di era Masyarakat Ekonomi Asean 2015' di Kantor DPP LDII, Jakarta, Selasa (28/4/2015). M Taufiq mengatakan, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 Indonesia harus membangun kemitraan antara koperasi dengan usaha kecil dan menengah (UKM). Kemitraan ini merupakan upaya untuk meminimalkan risiko ketidakpastian berusaha.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Staf Ahli Kementerian UMKM, Muhammad Taufiq (kanan) bersama Direktur Eksekutif Pemberdayaan UKM Kadin Indonesia Eman Sukirman menyampaikan pemaparannya saat diskusi dengan tema 'Membangun Kemitraan Koperasi dan UMKM di era Masyarakat Ekonomi Asean 2015' di Kantor DPP LDII, Jakarta, Selasa (28/4/2015). M Taufiq mengatakan, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 Indonesia harus membangun kemitraan antara koperasi dengan usaha kecil dan menengah (UKM). Kemitraan ini merupakan upaya untuk meminimalkan risiko ketidakpastian berusaha.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Staf Ahli Kementerian UMKM, Muhammad Taufiq (kanan) bersama Direktur Eksekutif Pemberdayaan UKM Kadin Indonesia Eman Sukirman menyampaikan pemaparannya saat diskusi dengan tema 'Membangun Kemitraan Koperasi dan UMKM di era Masyarakat Ekonomi Asean 2015' di Kantor DPP LDII, Jakarta, Selasa (28/4/2015). M Taufiq mengatakan, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 Indonesia harus membangun kemitraan antara koperasi dengan usaha kecil dan menengah (UKM). Kemitraan ini merupakan upaya untuk meminimalkan risiko ketidakpastian berusaha.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Persiapan Menghadapi MEA 2015

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Staf Ahli Kementerian UMKM, Muhammad Taufiq (kanan) bersama Direktur Eksekutif Pemberdayaan UKM Kadin Indonesia Eman Sukirman menyampaikan pemaparannya di Kantor DPP LDII, Selasa (28/4/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya