Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Tiga tabung gas tiga kilogram diletakkan di jalan saat aksi unjuk rasa di depan rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Selasa (3/3/2015). Demonstran dari Aliansi Peduli Gas untuk Rakyat mendesak pemerintah menstabilkan harga gas tiga kilogram atau gas melon di pasaran dan menindak oknum yang menyebabkan kelangkaan gas itu.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Tiga tabung gas tiga kilogram diletakkan di jalan saat aksi unjuk rasa di depan rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Selasa (3/3/2015). Demonstran dari Aliansi Peduli Gas untuk Rakyat mendesak pemerintah menstabilkan harga gas tiga kilogram atau gas melon di pasaran dan menindak oknum yang menyebabkan kelangkaan gas itu.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Warga dari Aliansi Peduli Gas untuk Rakyat berunjuk rasa di depan rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Selasa (3/3/2015). Mereka mendesak pemerintah menstabilkan harga gas tiga kilogram atau gas melon di pasaran dan menindak oknum yang menyebabkan kelangkaan gas itu.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Warga dari Aliansi Peduli Gas untuk Rakyat berunjuk rasa di depan rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Selasa (3/3/2015). Mereka mendesak pemerintah menstabilkan harga gas tiga kilogram atau gas melon di pasaran dan menindak oknum yang menyebabkan kelangkaan gas itu.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Warga dari Aliansi Peduli Gas untuk Rakyat berunjuk rasa di depan rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Selasa (3/3/2015). Mereka mendesak pemerintah menstabilkan harga gas tiga kilogram atau gas melon di pasaran dan menindak oknum yang menyebabkan kelangkaan gas itu.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Desak Pemerintah Stabilkan Harga Gas Melon

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Warga dari Aliansi Peduli Gas untuk Rakyat berunjuk rasa di depan rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya