Kembali
Share
https://digital.okezone.com/view/NaN/aN/aN/4/18669/peredaran-produk-palsu-rugikan-negara-rp65-1-t
Foto 1 / 5
Perbesar
Direktur Penyidikan DJHKI Kemenkum dan HAM Tosin Juansyah (kiri) dan Kepala Tipideksus Bareskrim Polri AKBP Rusharyanto, saat paparan hasil studi dampak pemalsuan terhadap perekonomian Indonesia di Jakarta, Rabu (25/2/2015). Dampak pemalsuan perdaran produk tahun 2014 berpotensi rugikan negara hingga Rp65,1 triliun produk yang dipalsukan antara lain, software, kosmetika, farmasi, pakaian, makanan, dan minuman serta tinta printer.
Foto 2 / 5
Perbesar
Sekjen Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) Justisari Perdana Kusumah (kanan), Direktur Penyidikan DJHKI Kemenkum dan HAM Tosin Juansyah (kiri), dan Kepala Tipideksus Bareskrim Polri AKBP Rusharyanto, saat paparan hasil studi dampak pemalsuan terhadap perekonomian Indonesia di Jakarta, Rabu (25/2/2015). Dampak pemalsuan perdaran produk tahun 2014 berpotensi rugikan negara hingga Rp65,1 triliun produk yang dipalsukan antara lain, software, kosmetika, farmasi, pakaian, makanan, dan minuman serta tinta printer.
Foto 3 / 5
Perbesar
Sekjen Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) Justisari Perdana Kusumah (kanan), Direktur Penyidikan DJHKI Kemenkum dan HAM Tosin Juansyah (kiri), dan Kepala Tipideksus Bareskrim Polri AKBP Rusharyanto, saat paparan hasil studi dampak pemalsuan terhadap perekonomian Indonesia di Jakarta, Rabu (25/2/2015). Dampak pemalsuan perdaran produk tahun 2014 berpotensi rugikan negara hingga Rp65,1 triliun produk yang dipalsukan antara lain, software, kosmetika, farmasi, pakaian, makanan, dan minuman serta tinta printer.
Foto 4 / 5
Perbesar
Sekjen Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) Justisari Perdana Kusumah (kanan), Direktur Penyidikan DJHKI Kemenkum dan HAM Tosin Juansyah (kedua kiri), Kepala Tipideksus Bareskrim Polri AKBP Rusharyanto (kedua kanan) dan moderator, saat paparan hasil studi dampak pemalsuan terhadap perekonomian Indonesia di Jakarta, Rabu (25/2/2015). Dampak pemalsuan perdaran produk tahun 2014 berpotensi rugikan negara hingga Rp65,1 triliun produk yang dipalsukan antara lain, software, kosmetika, farmasi, pakaian, makanan, dan minuman serta tinta printer.
Foto 5 / 5
Perbesar
Sekjen Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) Justisari Perdana Kusumah (kanan), Direktur Penyidikan DJHKI Kemenkum dan HAM Tosin Juansyah (kedua kiri), Kepala Tipideksus Bareskrim Polri AKBP Rusharyanto (kedua kanan) dan moderator, saat paparan hasil studi dampak pemalsuan terhadap perekonomian Indonesia di Jakarta, Rabu (25/2/2015). Dampak pemalsuan perdaran produk tahun 2014 berpotensi rugikan negara hingga Rp65,1 triliun produk yang dipalsukan antara lain, software, kosmetika, farmasi, pakaian, makanan, dan minuman serta tinta printer.
Advertisement
Peredaran Produk Palsu Rugikan Negara Rp65,1 T
Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Dampak pemalsuan perdaran produk tahun 2014 berpotensi rugikan negara hingga Rp65,1 triliun produk yang dipalsukan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Follow
Topik Artikel :
Foto Lainnya