Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Seorang fotografer berdiri di depan layar saat rilis LSI Denny JA di Jakarta, Selasa (10/2/2015). Rilis survei yang mengangkat tema "Revisi UU Pilkada : 6 Usulan Publik," memperlihatkan mayoritas publik menginginkan Pilkada satu putaran sebanyak 53 persen, dua putaran 39,20 persen, abstain 7,80 persen.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Pembicara Fitri Hari (kanan) dan moderator Dewi Arum saat rilis LSI Denny JA di Jakarta, Selasa (10/2/2015). Rilis survei yang mengangkat tema "Revisi UU Pilkada : 6 Usulan Publik," memperlihatkan mayoritas publik menginginkan Pilkada satu putaran sebanyak 53 persen, dua putaran 39,20 persen, abstain 7,80 persen.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Pembicara Fitri Hari (kanan) dan moderator Dewi Arum saat rilis LSI Denny JA di Jakarta, Selasa (10/2/2015). Rilis survei yang mengangkat tema "Revisi UU Pilkada : 6 Usulan Publik," memperlihatkan mayoritas publik menginginkan Pilkada satu putaran sebanyak 53 persen, dua putaran 39,20 persen, abstain 7,80 persen.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Pembicara Fitri Hari (kanan) dan moderator Dewi Arum saat rilis LSI Denny JA di Jakarta, Selasa (10/2/2015). Rilis survei yang mengangkat tema "Revisi UU Pilkada : 6 Usulan Publik," memperlihatkan mayoritas publik menginginkan Pilkada satu putaran sebanyak 53 persen, dua putaran 39,20 persen, abstain 7,80 persen.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Mayoritas Publik Ingin Pilkada Satu Putaran

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Pembicara Fitri Hari (kanan) dan moderator Dewi Arum saat rilis LSI Denny JA di Jakarta, Selasa (10/2/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya