Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Pekerja memindahkan bahan bakar minyak (BBM) dari sebuah truk pengangkut BBM ke tangki SPBU di Kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (30/1). Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengusulkan subsidi BBM dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar 17,9 juta kiloliter atau turun sebesar 61 persen dari alokasi dalam APBN 2015 sebesar 46 juta kiloliter.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Petugas melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah kendaraan di salah satu SPBU Kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (30/1). Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengusulkan subsidi BBM dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar 17,9 juta kiloliter atau turun sebesar 61 persen dari alokasi dalam APBN 2015 sebesar 46 juta kiloliter.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Petugas melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah kendaraan di salah satu SPBU Kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (30/1). Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengusulkan subsidi BBM dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar 17,9 juta kiloliter atau turun sebesar 61 persen dari alokasi dalam APBN 2015 sebesar 46 juta kiloliter.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Petugas melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah kendaraan di salah satu SPBU Kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (30/1). Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengusulkan subsidi BBM dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar 17,9 juta kiloliter atau turun sebesar 61 persen dari alokasi dalam APBN 2015 sebesar 46 juta kiloliter.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Usulan Pengurangan Subsidi BBM

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengusulkan subsidi BBM dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar 17,9 juta kiloliter.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya