Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Mantan Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (tengah), Pendiri Rumah Riset Presisi Indonesia Dionisius Narjoko (kanan), dan Managing Director Rumah Riset Presisi Indonesia Titik Anas memberikan keterangan pers dan seminar "Bagaimana Pemerintah Dapat Mewujudkan Pembangnan Ekonomi untuk Rakyat," di Jakarta, Kamis (29/1/2015). Dalam survei World Bank Wase of Doing Business yang diluncurkan tahun 2014, Indonesia menempati urutan ke 114 dari 189 negara, meskipun naik dari urutan 117 di tahun 2013.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Mantan Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (tengah), Pendiri Rumah Riset Presisi Indonesia Dionisius Narjoko (kanan), dan Managing Director Rumah Riset Presisi Indonesia Titik Anas memberikan keterangan pers dan seminar "Bagaimana Pemerintah Dapat Mewujudkan Pembangnan Ekonomi untuk Rakyat," di Jakarta, Kamis (29/1/2015). Dalam survei World Bank Wase of Doing Business yang diluncurkan tahun 2014, Indonesia menempati urutan ke 114 dari 189 negara, meskipun naik dari urutan 117 di tahun 2013.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Mantan Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (tengah), Pendiri Rumah Riset Presisi Indonesia Dionisius Narjoko (kanan), dan Managing Director Rumah Riset Presisi Indonesia Titik Anas memberikan keterangan pers dan seminar "Bagaimana Pemerintah Dapat Mewujudkan Pembangnan Ekonomi untuk Rakyat," di Jakarta, Kamis (29/1/2015). Dalam survei World Bank Wase of Doing Business yang diluncurkan tahun 2014, Indonesia menempati urutan ke 114 dari 189 negara, meskipun naik dari urutan 117 di tahun 2013.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Mantan Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (tengah), Pendiri Rumah Riset Presisi Indonesia Dionisius Narjoko (kanan), dan Managing Director Rumah Riset Presisi Indonesia Titik Anas memberikan keterangan pers dan seminar "Bagaimana Pemerintah Dapat Mewujudkan Pembangnan Ekonomi untuk Rakyat," di Jakarta, Kamis (29/1/2015). Dalam survei World Bank Wase of Doing Business yang diluncurkan tahun 2014, Indonesia menempati urutan ke 114 dari 189 negara, meskipun naik dari urutan 117 di tahun 2013.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Mantan Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (tengah), Pendiri Rumah Riset Presisi Indonesia Dionisius Narjoko (kanan), dan Managing Director Rumah Riset Presisi Indonesia Titik Anas memberikan keterangan pers dan seminar "Bagaimana Pemerintah Dapat Mewujudkan Pembangnan Ekonomi untuk Rakyat," di Jakarta, Kamis (29/1/2015). Dalam survei World Bank Wase of Doing Business yang diluncurkan tahun 2014, Indonesia menempati urutan ke 114 dari 189 negara, meskipun naik dari urutan 117 di tahun 2013.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Mantan Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu (tengah), Pendiri Rumah Riset Presisi Indonesia Dionisius Narjoko (kanan), dan Managing Director Rumah Riset Presisi Indonesia Titik Anas memberikan keterangan pers dan seminar "Bagaimana Pemerintah Dapat Mewujudkan Pembangnan Ekonomi untuk Rakyat," di Jakarta, Kamis (29/1/2015). Dalam survei World Bank Wase of Doing Business yang diluncurkan tahun 2014, Indonesia menempati urutan ke 114 dari 189 negara, meskipun naik dari urutan 117 di tahun 2013.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pembangunan Ekonomi untuk Rakyat

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Acara seminar "Bagaimana Pemerintah Dapat Mewujudkan Pembangnan Ekonomi untuk Rakyat," di Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya