Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 13
Perbesar
img-1
Tim investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 2 / 13
Perbesar
img-2
Tim KNKT dan investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 3 / 13
Perbesar
img-3
Tim KNKT dan investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 4 / 13
Perbesar
img-4
Tim KNKT dan investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 5 / 13
Perbesar
img-5
Tim KNKT dan investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 6 / 13
Perbesar
img-6
Tim KNKT dan investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 7 / 13
Perbesar
img-7
Tim investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 8 / 13
Perbesar
img-8
Tim investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 9 / 13
Perbesar
img-9
Tim investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 10 / 13
Perbesar
img-10
Tim KNKT dan investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 11 / 13
Perbesar
img-11
Tim investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 12 / 13
Perbesar
img-12
Tim KNKT dan investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
Foto 13 / 13
Perbesar
img-13
Tim investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015). Tim ahli dari KNKT dan Airbus melakukan investigasi dari beberapa serpihan pesawat sambil menunggu kotak hitam (black box) yang masih dalam proses pancarian.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

KNKT dan Tim Investigasi Airbus Cek Ekor AirAsia

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Tim investigasi Airbus mengamati ekor pesawat AirAsia QZ8501 sebelum dipindahkan dari Kapal Crest Onyx di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Minggu (11/1/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya