Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 9
Perbesar
img-1
Kru berada di dalam pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia yang terparkir di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015). Pesawat sepanjang 25 meter dengan mesin yang berada di atas ini memiliki beberapa kecanggihan, salah satunya mampu mendeteksi benda-benda asing di bawah permukaan laut.
Foto 2 / 9
Perbesar
img-2
Kru berada di dalam pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia yang terparkir di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015). Pesawat sepanjang 25 meter dengan mesin yang berada di atas ini memiliki beberapa kecanggihan, salah satunya mampu mendeteksi benda-benda asing di bawah permukaan laut.
Foto 3 / 9
Perbesar
img-3
Kru melakukan komunikasi di dalam pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia yang terparkir di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015). Pesawat sepanjang 25 meter dengan mesin yang berada di atas ini memiliki beberapa kecanggihan, salah satunya mampu mendeteksi benda-benda asing di bawah permukaan laut.
Foto 4 / 9
Perbesar
img-4
Kru berada di salah satu ruangan pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia yang terparkir di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015). Pesawat sepanjang 25 meter dengan mesin yang berada di atas ini memiliki beberapa kecanggihan, salah satunya mampu mendeteksi benda-benda asing di bawah permukaan laut.
Foto 5 / 9
Perbesar
img-5
Kru berada di dalam pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia yang terparkir di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015). Pesawat sepanjang 25 meter dengan mesin yang berada di atas ini memiliki beberapa kecanggihan, salah satunya mampu mendeteksi benda-benda asing di bawah permukaan laut.
Foto 6 / 9
Perbesar
img-6
Kru berada di kabin pilot pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015). Pesawat sepanjang 25 meter dengan mesin yang berada di atas ini memiliki beberapa kecanggihan, salah satunya mampu mendeteksi benda-benda asing di bawah permukaan laut.
Foto 7 / 9
Perbesar
img-7
Kru berada di kabin pilot pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015). Pesawat sepanjang 25 meter dengan mesin yang berada di atas ini memiliki beberapa kecanggihan, salah satunya mampu mendeteksi benda-benda asing di bawah permukaan laut.
Foto 8 / 9
Perbesar
img-8
Kru keluar dari pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia yang dikerahkan untuk mencari AirAsia QZ8501, terparkir di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015). Pesawat sepanjang 25 meter dengan mesin yang berada di atas ini memiliki beberapa kecanggihan, salah satunya mampu mendeteksi benda-benda asing di bawah permukaan laut.
Foto 9 / 9
Perbesar
img-9
Pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia yang dikerahkan untuk mencari AirAsia QZ8501, terparkir di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015). Pesawat sepanjang 25 meter dengan mesin yang berada di atas ini memiliki beberapa kecanggihan, salah satunya mampu mendeteksi benda-benda asing di bawah permukaan laut.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Melihat Ruang Pesawat Amfibi Rusia

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Pesawat amfibi Beriev BE-2004C milik Rusia yang dikerahkan untuk mencari AirAsia QZ8501, terparkir di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya