Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Peneliti Lingkar Survei Indonesia Ardian Sopa (kanan) dan moderator Dewi Arum saat menjadi pembicara hasil temuan dan analisis Lingkar Survei Indonesia (LSI) tentang Munas Golkar di mata publik di Jakarta, Jumat (5/12/2014). Sebanyak 82,7 persen responden menyesalkan pilihan politik Golkar yang merekomendasikan agar Fraksi Golkar di DPR menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. Publik menilai keputusan ini salah.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Seseorang mengabadikan layar pada rilis hasil temuan dan analisis Lingkar Survei Indonesia (LSI) tentang Munas Golkar di mata publik di Jakarta, Jumat (5/12/2014). Sebanyak 82,7 persen responden menyesalkan pilihan politik Golkar yang merekomendasikan agar Fraksi Golkar di DPR menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. Publik menilai keputusan ini salah.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Seseorang mengabadikan layar bergambar suasana Munas Golkar pada rilis hasil temuan dan analisis Lingkar Survei Indonesia (LSI) tentang Munas Golkar di mata publik di Jakarta, Jumat (5/12/2014). Sebanyak 82,7 persen responden menyesalkan pilihan politik Golkar yang merekomendasikan agar Fraksi Golkar di DPR menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. Publik menilai keputusan ini salah.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Peneliti Lingkar Survei Indonesia Ardian Sopa (kanan) dan moderator Dewi Arum saat menjadi pembicara hasil temuan dan analisis Lingkar Survei Indonesia (LSI) tentang Munas Golkar di mata publik di Jakarta, Jumat (5/12/2014). Sebanyak 82,7 persen responden menyesalkan pilihan politik Golkar yang merekomendasikan agar Fraksi Golkar di DPR menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. Publik menilai keputusan ini salah.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Peneliti Lingkar Survei Indonesia Ardian Sopa (kanan) dan moderator Dewi Arum saat menjadi pembicara hasil temuan dan analisis Lingkar Survei Indonesia (LSI) tentang Munas Golkar di mata publik di Jakarta, Jumat (5/12/2014). Sebanyak 82,7 persen responden menyesalkan pilihan politik Golkar yang merekomendasikan agar Fraksi Golkar di DPR menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. Publik menilai keputusan ini salah.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Peneliti Lingkar Survei Indonesia Ardian Sopa (kanan) dan moderator Dewi Arum saat menjadi pembicara hasil temuan dan analisis Lingkar Survei Indonesia (LSI) tentang Munas Golkar di mata publik di Jakarta, Jumat (5/12/2014). Sebanyak 82,7 persen responden menyesalkan pilihan politik Golkar yang merekomendasikan agar Fraksi Golkar di DPR menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. Publik menilai keputusan ini salah.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Publik Kecewa Sikap Golkar

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Peneliti Lingkar Survei Indonesia Ardian Sopa (kanan) dan moderator Dewi Arum saat menjadi pembicara hasil temuan dan analisis LS) tentang Munas Golkar.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya