Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) melakukan aksi diam Kamisan di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (20/11/2014). Dalam aksi Kamisan yang ke-375 ini, JSKK menyerukan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan kasus-kasus kekerasan hak asasi manusia (HAM), berat seperti Tragedi Semanggi dan pembunuhan aktivis HAM Munir.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Mantan suami aktivis Munir, Suciwati bersama Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) melakukan aksi diam Kamisan di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (20/11/2014). Dalam aksi Kamisan yang ke-375 ini, JSKK menyerukan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan kasus-kasus kekerasan hak asasi manusia (HAM), berat seperti Tragedi Semanggi dan pembunuhan aktivis HAM Munir.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) melakukan aksi diam Kamisan di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (20/11/2014). Dalam aksi Kamisan yang ke-375 ini, JSKK menyerukan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan kasus-kasus kekerasan hak asasi manusia (HAM), berat seperti Tragedi Semanggi dan pembunuhan aktivis HAM Munir.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) melakukan aksi diam Kamisan di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (20/11/2014). Dalam aksi Kamisan yang ke-375 ini, JSKK menyerukan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan kasus-kasus kekerasan hak asasi manusia (HAM), berat seperti Tragedi Semanggi dan pembunuhan aktivis HAM Munir.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Mantan suami aktivis Munir, Suciwati bersama Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) melakukan aksi diam Kamisan di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (20/11/2014). Dalam aksi Kamisan yang ke-375 ini, JSKK menyerukan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan kasus-kasus kekerasan hak asasi manusia (HAM), berat seperti Tragedi Semanggi dan pembunuhan aktivis HAM Munir.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Segera Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM!

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Mantan suami aktivis Munir, Suciwati bersama Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) melakukan aksi diam Kamisan di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/11/2014).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya