Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Suasana antrean bahan bakar minyak (BBM) di SPBU kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2014) malam. Naiknya harga bahan bakar minyak bersubsidi yang ditetapkan pemeintah mulai 18 November pukul 00.00 WIB membuat panik masyarakat, dengan penumpukan kendaraan di sejumlah SPBU. Pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 per liter, sedangkan untuk harga solar dari harga Rp5.500 menjadi Rp7.500 per liter.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Pengendara melakukan transaksi pembelian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2014) malam. Naiknya harga bahan bakar minyak bersubsidi yang ditetapkan pemeintah mulai 18 November pukul 00.00 WIB membuat panik masyarakat, dengan penumpukan kendaraan di sejumlah SPBU. Pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 per liter, sedangkan untuk harga solar dari harga Rp5.500 menjadi Rp7.500 per liter.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Sebuah mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) tidak digunakan setelah stok BBM habis akibat antrean warga di SPBU kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2014) malam. Naiknya harga bahan bakar minyak bersubsidi yang ditetapkan pemeintah mulai 18 November pukul 00.00 WIB membuat panik masyarakat, dengan penumpukan kendaraan di sejumlah SPBU. Pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 per liter, sedangkan untuk harga solar dari harga Rp5.500 menjadi Rp7.500 per liter.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Sebuah mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) tidak digunakan setelah stok BBM habis akibat antrean warga di SPBU kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2014) malam. Naiknya harga bahan bakar minyak bersubsidi yang ditetapkan pemeintah mulai 18 November pukul 00.00 WIB membuat panik masyarakat, dengan penumpukan kendaraan di sejumlah SPBU. Pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 per liter, sedangkan untuk harga solar dari harga Rp5.500 menjadi Rp7.500 per liter.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Sebuah mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) tidak digunakan setelah stok BBM habis akibat antrean warga di SPBU kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2014) malam. Naiknya harga bahan bakar minyak bersubsidi yang ditetapkan pemeintah mulai 18 November pukul 00.00 WIB membuat panik masyarakat, dengan penumpukan kendaraan di sejumlah SPBU. Pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 per liter, sedangkan untuk harga solar dari harga Rp5.500 menjadi Rp7.500 per liter.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Diserbu Warga, Satu Mesin SPBU Kehabisan BBM

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Sebuah mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) tidak digunakan setelah stok BBM habis akibat antrean warga di SPBU kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2014) malam.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya