Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 14
Perbesar
img-1
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 2 / 14
Perbesar
img-2
Menkes Nila Farid Moeleok (tengah) didampingi Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Purnawan Basundoro (kanan) dan Sekjen Kemenkes Untung Suseno Sutarjo memberikan keterangan pers terkait Program Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 3 / 14
Perbesar
img-3
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 4 / 14
Perbesar
img-4
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek (kiri) didampingi Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Purnawan Basundoro (kanan) memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 5 / 14
Perbesar
img-5
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 6 / 14
Perbesar
img-6
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 7 / 14
Perbesar
img-7
Menkes Nila Farid Moeleok (tengah) didampingi Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Purnawan Basundoro (kanan) dan Sekjen Kemenkes Untung Suseno Sutarjo memberikan keterangan pers terkait Program Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 8 / 14
Perbesar
img-8
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek (tengah) memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 9 / 14
Perbesar
img-9
Menkes Nila Farid Moeleok (kanan) berbincang dengan Sekjen Kemenkes Untung Suseno Sutarjo saat memberikan keterangan pers terkait Program Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 10 / 14
Perbesar
img-10
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 11 / 14
Perbesar
img-11
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 12 / 14
Perbesar
img-12
Sekretaris Jenderal Kementeri Kesehatan Untung Suseno Sutarjo memberikan keterangan pers terkait Program Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 13 / 14
Perbesar
img-13
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek (kiri) didampingi Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Purnawan Basundoro (kanan) memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
Foto 14 / 14
Perbesar
img-14
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek (kiri) didampingi Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Purnawan Basundoro (kanan) memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014). Menkes menyatakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak akan tumpang tindih dengan kartu kesehatan lainnya yang sudah ada, di mana KIS mengutamakan keluarga tak mampu yang mengalami masalah kesehatan, termasuk bayi yang baru lahir.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Menkes Jelaskan Kartu Indonesia Sehat

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek memberikan keterangan pers terkait Kartu Indonesia Sehat di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya