Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 9
Perbesar
img-1
Hasil tambang belerang dibawa ke pengepul dengan jarak tiga kilometer.
Foto 2 / 9
Perbesar
img-2
Fenomena Blue Fire muncul di antara celah celah bebatuan. "Si Api Biru" ini perlahan akan tak terlihat saat matahari mulai terbit. Biasanya, puluhan orang akan berkumpul di Kawah Ijen untuk melihat fenomena ini.
Foto 3 / 9
Perbesar
img-3
Sejumlah wisatawan domestik dan asing memenuhi kawasan konservasi alam Kawah Ijen. Pengunjung wisata Kawah Ijen meningkat, seiring mudahnya akses jalan menuju lokasi penambangan.
Foto 4 / 9
Perbesar
img-4
Tempat penampungan belerang.
Foto 5 / 9
Perbesar
img-5
Foto bersama turis mancanegara.
Foto 6 / 9
Perbesar
img-6
Rehat sejenak di Puncak Ijen.
Foto 7 / 9
Perbesar
img-7
Penambang menghancurkan sulfur yang membeku dengan linggis menjadi bongkahan belerang.
Foto 8 / 9
Perbesar
img-8
Pipa sulfur tempat penyaluran belerang menjadi keras.
Foto 9 / 9
Perbesar
img-9
Sejumlah penambang mengumpulkan bongkahan belerang Kawah Ijen yang akan dijual ke pengepul. Jumlah penambang semakin berkurang seiring meningkatnya jumlah wisatawan asing dan lokal yang mengubah mata pencarian mereka menjadi tour guide.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Penambang Belerang Kawah Ijen Berkurang

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Sejumlah penambang mengumpulkan bongkahan belerang Kawah Ijen yang akan dijual ke pengepul.
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya