Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Model membawakan busana rancangan desainer Biyan Wanaatmadja bertajuk "Seruni" dalam pergelaran Bazaar Fashion Festival 2014 di Runaway Stage, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Koleksi perancang yang telah eksis di dunia fashion selama 31 tahun tersebut mengangkat tema Seruni yakni simbolisasi bunga krisan yang dipercaya sebagai sumber kehidupan dan keabadian dalam masyarakat Asia yang dituangkan dalam koleksi busana yang memadukan seni dan budaya Jepang secara kontras dengan nuansa etnik Sumba.
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Model membawakan busana rancangan desainer Biyan Wanaatmadja bertajuk "Seruni" dalam pergelaran Bazaar Fashion Festival 2014 di Runaway Stage, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Koleksi perancang yang telah eksis di dunia fashion selama 31 tahun tersebut mengangkat tema Seruni yakni simbolisasi bunga krisan yang dipercaya sebagai sumber kehidupan dan keabadian dalam masyarakat Asia yang dituangkan dalam koleksi busana yang memadukan seni dan budaya Jepang secara kontras dengan nuansa etnik Sumba.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Model membawakan busana rancangan desainer Biyan Wanaatmadja bertajuk "Seruni" dalam pergelaran Bazaar Fashion Festival 2014 di Runaway Stage, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Koleksi perancang yang telah eksis di dunia fashion selama 31 tahun tersebut mengangkat tema Seruni yakni simbolisasi bunga krisan yang dipercaya sebagai sumber kehidupan dan keabadian dalam masyarakat Asia yang dituangkan dalam koleksi busana yang memadukan seni dan budaya Jepang secara kontras dengan nuansa etnik Sumba.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Model membawakan busana rancangan desainer Biyan Wanaatmadja bertajuk "Seruni" dalam pergelaran Bazaar Fashion Festival 2014 di Runaway Stage, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Koleksi perancang yang telah eksis di dunia fashion selama 31 tahun tersebut mengangkat tema Seruni yakni simbolisasi bunga krisan yang dipercaya sebagai sumber kehidupan dan keabadian dalam masyarakat Asia yang dituangkan dalam koleksi busana yang memadukan seni dan budaya Jepang secara kontras dengan nuansa etnik Sumba.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Model membawakan busana rancangan desainer Biyan Wanaatmadja bertajuk "Seruni" dalam pergelaran Bazaar Fashion Festival 2014 di Runaway Stage, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Koleksi perancang yang telah eksis di dunia fashion selama 31 tahun tersebut mengangkat tema Seruni yakni simbolisasi bunga krisan yang dipercaya sebagai sumber kehidupan dan keabadian dalam masyarakat Asia yang dituangkan dalam koleksi busana yang memadukan seni dan budaya Jepang secara kontras dengan nuansa etnik Sumba.
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Model membawakan busana rancangan desainer Biyan Wanaatmadja bertajuk "Seruni" dalam pergelaran Bazaar Fashion Festival 2014 di Runaway Stage, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Koleksi perancang yang telah eksis di dunia fashion selama 31 tahun tersebut mengangkat tema Seruni yakni simbolisasi bunga krisan yang dipercaya sebagai sumber kehidupan dan keabadian dalam masyarakat Asia yang dituangkan dalam koleksi busana yang memadukan seni dan budaya Jepang secara kontras dengan nuansa etnik Sumba.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Model membawakan busana rancangan desainer Biyan Wanaatmadja bertajuk "Seruni" dalam pergelaran Bazaar Fashion Festival 2014 di Runaway Stage, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Koleksi perancang yang telah eksis di dunia fashion selama 31 tahun tersebut mengangkat tema Seruni yakni simbolisasi bunga krisan yang dipercaya sebagai sumber kehidupan dan keabadian dalam masyarakat Asia yang dituangkan dalam koleksi busana yang memadukan seni dan budaya Jepang secara kontras dengan nuansa etnik Sumba.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Model membawakan busana rancangan desainer Biyan Wanaatmadja bertajuk "Seruni" dalam pergelaran Bazaar Fashion Festival 2014 di Runaway Stage, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (22/10/2014). Koleksi perancang yang telah eksis di dunia fashion selama 31 tahun tersebut mengangkat tema Seruni yakni simbolisasi bunga krisan yang dipercaya sebagai sumber kehidupan dan keabadian dalam masyarakat Asia yang dituangkan dalam koleksi busana yang memadukan seni dan budaya Jepang secara kontras dengan nuansa etnik Sumba.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Simbolisasi Bunga Krisan di Busana Biyan Wanaatmadja

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Model membawakan busana desainer Biyan Wanaatmadja bertajuk "Seruni" dalam pergelaran Bazaar Fashion Festival 2014 di Runaway Stage, JCC, Jakarta, Rabu (22/10/2014).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya