Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Sejumlah orang dari "Jaringan Aksi Perubahan Indonesia" melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014). Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintahan baru Presiden Joko Widodo untuk mengkaji ulang perjanjian World Trade Organitation (WTO) yang dianggap merugikan rakyat Indonesia karena mahalnya obat-obatan.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Sejumlah orang dari "Jaringan Aksi Perubahan Indonesia" melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014). Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintahan baru Presiden Joko Widodo untuk mengkaji ulang perjanjian World Trade Organitation (WTO) yang dianggap merugikan rakyat Indonesia karena mahalnya obat-obatan.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Sejumlah orang dari "Jaringan Aksi Perubahan Indonesia" melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014). Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintahan baru Presiden Joko Widodo untuk mengkaji ulang perjanjian World Trade Organitation (WTO) yang dianggap merugikan rakyat Indonesia karena mahalnya obat-obatan.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Sejumlah orang dari "Jaringan Aksi Perubahan Indonesia" melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014). Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintahan baru Presiden Joko Widodo untuk mengkaji ulang perjanjian World Trade Organitation (WTO) yang dianggap merugikan rakyat Indonesia karena mahalnya obat-obatan.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Sejumlah orang dari "Jaringan Aksi Perubahan Indonesia" melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014). Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintahan baru Presiden Joko Widodo untuk mengkaji ulang perjanjian World Trade Organitation (WTO) yang dianggap merugikan rakyat Indonesia karena mahalnya obat-obatan.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Sejumlah orang dari "Jaringan Aksi Perubahan Indonesia" melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014). Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintahan baru Presiden Joko Widodo untuk mengkaji ulang perjanjian World Trade Organitation (WTO) yang dianggap merugikan rakyat Indonesia karena mahalnya obat-obatan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pemerintah Didesak Kaji Ulang Perjanjian WTO

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Sejumlah orang dari "Jaringan Aksi Perubahan Indonesia" melakukan unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya