Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 9
Perbesar
img-1
Anggaran pertahanan yang dialokasikan Indonesia dinilai masih minim. Porsi anggaran untuk pertahanan hanya mencapai 4,47 persen di APBN 2014. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui hal tersebut dalam wawancara khusus dengan Okezone di Jakarta, Senin (6/10/2014). Anggaran pertahanan hanya Rp84,47 triliun, sementara belanja negara dalam APBNP 2014 RP1.876,9 triliun. Walau begitu, dia menyebut, anggaran untuk pertahanan ini disebut salah satu yang paling besar bagi kementerian.
Foto 2 / 9
Perbesar
img-2
Anggaran pertahanan yang dialokasikan Indonesia dinilai masih minim. Porsi anggaran untuk pertahanan hanya mencapai 4,47 persen di APBN 2014. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui hal tersebut dalam wawancara khusus dengan Okezone di Jakarta, Senin (6/10/2014). Anggaran pertahanan hanya Rp84,47 triliun, sementara belanja negara dalam APBNP 2014 RP1.876,9 triliun. Walau begitu, dia menyebut, anggaran untuk pertahanan ini disebut salah satu yang paling besar bagi kementerian.
Foto 3 / 9
Perbesar
img-3
Anggaran pertahanan yang dialokasikan Indonesia dinilai masih minim. Porsi anggaran untuk pertahanan hanya mencapai 4,47 persen di APBN 2014. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui hal tersebut dalam wawancara khusus dengan Okezone di Jakarta, Senin (6/10/2014). Anggaran pertahanan hanya Rp84,47 triliun, sementara belanja negara dalam APBNP 2014 RP1.876,9 triliun. Walau begitu, dia menyebut, anggaran untuk pertahanan ini disebut salah satu yang paling besar bagi kementerian.
Foto 4 / 9
Perbesar
img-4
Anggaran pertahanan yang dialokasikan Indonesia dinilai masih minim. Porsi anggaran untuk pertahanan hanya mencapai 4,47 persen di APBN 2014. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui hal tersebut dalam wawancara khusus dengan Okezone di Jakarta, Senin (6/10/2014). Anggaran pertahanan hanya Rp84,47 triliun, sementara belanja negara dalam APBNP 2014 RP1.876,9 triliun. Walau begitu, dia menyebut, anggaran untuk pertahanan ini disebut salah satu yang paling besar bagi kementerian.
Foto 5 / 9
Perbesar
img-5
Anggaran pertahanan yang dialokasikan Indonesia dinilai masih minim. Porsi anggaran untuk pertahanan hanya mencapai 4,47 persen di APBN 2014. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui hal tersebut dalam wawancara khusus dengan Okezone di Jakarta, Senin (6/10/2014). Anggaran pertahanan hanya Rp84,47 triliun, sementara belanja negara dalam APBNP 2014 RP1.876,9 triliun. Walau begitu, dia menyebut, anggaran untuk pertahanan ini disebut salah satu yang paling besar bagi kementerian.
Foto 6 / 9
Perbesar
img-6
Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat berada di kantornya, Kemeterian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2014).
Foto 7 / 9
Perbesar
img-7
Anggaran pertahanan yang dialokasikan Indonesia dinilai masih minim. Porsi anggaran untuk pertahanan hanya mencapai 4,47 persen di APBN 2014. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengakui hal tersebut dalam wawancara khusus dengan Okezone di Jakarta, Senin (6/10/2014). Anggaran pertahanan hanya Rp84,47 triliun, sementara belanja negara dalam APBNP 2014 RP1.876,9 triliun. Walau begitu, dia menyebut, anggaran untuk pertahanan ini disebut salah satu yang paling besar bagi kementerian.
Foto 8 / 9
Perbesar
img-8
Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat berada di kantornya, Kemeterian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2014).
Foto 9 / 9
Perbesar
img-9
Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat berada di kantornya, Kemeterian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2014).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Wamenkeu Akui Anggaran Pertahanan Minim

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Anggaran pertahanan yang dialokasikan Indonesia dinilai masih minim. Porsi anggaran untuk pertahanan hanya mencapai 4,47 persen di APBN 2014.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya