Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Aktivis dari Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia meletakkan karangan bunga dalam aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2014).
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Aktivis dari Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa dengan salat di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2014). Aksi yang disertai dengan membawa karangan bunga tersebut sebagai bentuk duka cita atas tewasnya demokrasi Indonesia usai pengesahan RUU Pilkada.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Aktivis dari Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa dengan salat di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2014). Aksi yang disertai dengan membawa karangan bunga tersebut sebagai bentuk duka cita atas tewasnya demokrasi Indonesia usai pengesahan RUU Pilkada.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Aktivis dari Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa dengan salat di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2014). Aksi yang disertai dengan membawa karangan bunga tersebut sebagai bentuk duka cita atas tewasnya demokrasi Indonesia usai pengesahan RUU Pilkada.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Aktivis dari Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa dengan salat di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2014). Aksi yang disertai dengan membawa karangan bunga tersebut sebagai bentuk duka cita atas tewasnya demokrasi Indonesia usai pengesahan RUU Pilkada.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Tolak RUU Pilkada, Aktivis Ini Salat di Depan Istana

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Aktivis dari Gerakan Dekrit Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa dengan salat di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2014). Aksi yang disertai dengan membawa karangan bunga tersebut sebagai bentuk duka cita atas tewasnya demokrasi Indonesia usai pengesahan RUU Pilkada.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya