Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Jurnalis mengabadikan hasil paparan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tentang polemik RUU Pilkada di Jakarta, Kamis (17/9/2014). LSI menyatakan mayoritas publik akan menyalahkan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), apabila pemilihan kepala daerah diwakili oleh DPRD.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ardian Sopa memaparkan hasil survei yang dirilis LSI tentang polemik RUU Pilkada di Jakarta, Kamis (17/9/2014). LSI menyatakan mayoritas publik akan menyalahkan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), apabila pemilihan kepala daerah diwakili oleh DPRD.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ardian Sopa memaparkan hasil survei yang dirilis LSI tentang polemik RUU Pilkada di Jakarta, Kamis (17/9/2014). LSI menyatakan mayoritas publik akan menyalahkan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), apabila pemilihan kepala daerah diwakili oleh DPRD.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Jurnalis mengabadikan hasil paparan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tentang polemik RUU Pilkada di Jakarta, Kamis (17/9/2014). LSI menyatakan mayoritas publik akan menyalahkan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), apabila pemilihan kepala daerah diwakili oleh DPRD.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

LSI: RUU Pilkada Disahkan, Catatan Buruk bagi SBY

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Jurnalis mengabadikan hasil paparan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tentang polemik RUU Pilkada di Jakarta, Kamis (17/9/2014). LSI menyatakan mayoritas publik akan menyalahkan Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), apabila pemilihan kepala daerah diwakili oleh DPRD.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya