Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Dari kiri: Ketua Komisi IV DPR RI M. Romahurmuzy, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto, dan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Dr. Ir. Gatot Irianto MS DAA, pada acara bedah buku dan diskusi Modernisasi Pertanian Indonesia, di Jakarta, Sabtu (16/8/2014).
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Dr. Ir. Gatot Irianto MS DAA memberikan pemaparannya pada acara bedah buku dan diskusi Modernisasi Pertanian Indonesia, di Jakarta, Sabtu (16/8/2014).
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Dr. Ir. Gatot Irianto MS DAA memberikan pemaparannya pada acara bedah buku dan diskusi Modernisasi Pertanian Indonesia, di Jakarta, Sabtu (16/8/2014).
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Dari kiri: Ketua Komisi IV DPR RI M. Romahurmuzy, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto, dan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Dr. Ir. Gatot Irianto MS DAA, pada acara bedah buku dan diskusi Modernisasi Pertanian Indonesia, di Jakarta, Sabtu (16/8/2014).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Modernisasi Pertanian Indonesia

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dari kiri: Ketua Komisi IV DPR RI M. Romahurmuzy, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto, dan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Dr. Ir. Gatot Irianto MS DAA, pada acara bedah buku dan diskusi Modernisasi Pertanian Indonesia, di Jakarta, Sabtu (16/8/2014). Untuk membangkitkan sektor pertanian yang makin terpuruk, Indonesia butuh modernisasi alat-alat pertanian dan leadership yang kuat untuk tidak tergantung pada produk impor.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya