Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Wakil Bendahara DPP Golkar yang juga Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Anshor, Nusron Wahid (kanan) memberikan keterangan pers terkait pemecatan 8 kader Golkar.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Ormas pendiri Partai Golkar menyesalkan dan menolak pemecatan 8 kader Golkar karena tidak prosedural atau tidak melalui mekanisme yang diatur di dalam peraturan organisasi Partai Golkar serta AD/ART Partai. Untuk itu, mereka mendesak digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) pada tahun ini.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Ormas pendiri Partai Golongan Karya (Golkar) bersama Ketua DPP Partai Golkar Yoris Raweyai (tengah), memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (11/8/2014).
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Ormas pendiri Partai Golongan Karya (Golkar) bersama Ketua DPP Partai Golkar Yoris Raweyai (tengah), memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (11/8/2014).
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Ketua DPP Partai Golkar Yoris Raweyai (kiri) bersama kader Golkar lainnya saat memberikan keterangan pers terkait pemecatan 8 kader Golkar.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Tolak Keras Pemecatan Kader Golkar

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Ormas pendiri Partai Golongan Karya (Golkar) bersama dua kader Partai Golkar yang dipecat dari kepengurusan partai; Ketua DPP Partai Golkar Yoris Raweyai (batik kuning tengah) dan Nusron Wahid (kemeja putih), memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (11/8/2014). Dalam keterangannya, mereka menyesalkan dan menolak pemecatan 8 kader Golkar karena tidak prosedural atau tidak melalui mekanisme yang diatur di dalam peraturan organisasi Partai Golkar serta AD/ART Partai. Untuk itu, mereka mendesak digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) pada tahun ini.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya