Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Koalisi Ormas Islam Indonesia (KOIIN) yang diwakili oleh Prof. Ali Mustafa Yaqub (tengah) bersama Muhamaddiyah Febbi, Muhammad Achwan, dan Imam Addaruquthni, memberikan keterangan pers terkait keberadaan organisasi kelompok Islam militan sebagai negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS) di Jakarta, Rabu (6/8/2015). Mereka menolak ISIS karena dinilai bertentangan dengan nilai Islam dan idiologi Indonesia, Pancasila serta UUD 45.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Koalisi Ormas Islam Indonesia (KOIIN) yang diwakili oleh Prof. Ali Mustafa Yaqub (kiri) memberikan keterangan pers terkait keberadaan organisasi kelompok Islam militan sebagai negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS) di Jakarta, Rabu (6/8/2015). Mereka menolak ISIS karena dinilai bertentangan dengan nilai Islam dan idiologi Indonesia, Pancasila serta UUD 45.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Koalisi Ormas Islam Indonesia (KOIIN) yang diwakili oleh Prof. Ali Mustafa Yaqub (dua kiri) bersama Muhamaddiyah Febbi, Muhammad Achwan, dan Imam Addaruquthni, memberikan keterangan pers terkait keberadaan organisasi kelompok Islam militan sebagai negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS) di Jakarta, Rabu (6/8/2015). Mereka menolak ISIS karena dinilai bertentangan dengan nilai Islam dan idiologi Indonesia, Pancasila serta UUD 45.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Koalisi Ormas Islam Indonesia (KOIIN) yang diwakili oleh Prof. Ali Mustafa Yaqub (dua kiri) bersama Muhamaddiyah Febbi, Muhammad Achwan, dan Imam Addaruquthni, memberikan keterangan pers terkait keberadaan organisasi kelompok Islam militan sebagai negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS) di Jakarta, Rabu (6/8/2015). Mereka menolak ISIS karena dinilai bertentangan dengan nilai Islam dan idiologi Indonesia, Pancasila serta UUD 45.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Koalisi Ormas Islam Indonesia (KOIIN) yang diwakili oleh Prof. Ali Mustafa Yaqub (tengah) bersama Muhamaddiyah Febbi, Muhammad Achwan, dan Imam Addaruquthni, memberikan keterangan pers terkait keberadaan organisasi kelompok Islam militan sebagai negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS) di Jakarta, Rabu (6/8/2015). Mereka menolak ISIS karena dinilai bertentangan dengan nilai Islam dan idiologi Indonesia, Pancasila serta UUD 45.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Koalisi Ormas Islam Indonesia (KOIIN) yang diwakili oleh Prof. Ali Mustafa Yaqub (dua kiri) bersama Muhamaddiyah Febbi, Muhammad Achwan, dan Imam Addaruquthni, memberikan keterangan pers terkait keberadaan organisasi kelompok Islam militan sebagai negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS) di Jakarta, Rabu (6/8/2015). Mereka menolak ISIS karena dinilai bertentangan dengan nilai Islam dan idiologi Indonesia, Pancasila serta UUD 45.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Ormas Islam Tolak Keberadaan ISIS

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Koalisi Ormas Islam Indonesia (KOIIN) yang diwakili oleh Prof. Ali Mustafa Yaqub (dua kiri) bersama Muhamaddiyah Febbi, Muhammad Achwan, dan Imam Addaruquthni, memberikan keterangan pers terkait keberadaan organisasi kelompok Islam militan sebagai negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS) di Jakarta, Rabu (6/8/2015). Mereka menolak ISIS karena dinilai bertentangan dengan nilai Islam dan idiologi Indonesia, Pancasila serta UUD 45.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya