Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di salah satu SPBU di Jakarta, Jumat (1/8/2014) malam. Larangan penjualan BBM subsidi jenis solar di wilayah Jakarta Pusat mulai 1 Agustus 2014 dinilai tak akan efektif. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, kebijakan tersebut hanya memindahkan konsumsi dari wilayah Jakarta Pusat ke wilayah Jakarta lainnya yang tak ada larangan.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berada di salah satu SPBU di Jakarta, Jumat (1/8/2014) malam. Larangan penjualan BBM subsidi jenis solar di wilayah Jakarta Pusat mulai 1 Agustus 2014 dinilai tak akan efektif. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, kebijakan tersebut hanya memindahkan konsumsi dari wilayah Jakarta Pusat ke wilayah Jakarta lainnya yang tak ada larangan.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di salah satu SPBU di Jakarta, Jumat (1/8/2014) malam. Larangan penjualan BBM subsidi jenis solar di wilayah Jakarta Pusat mulai 1 Agustus 2014 dinilai tak akan efektif. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, kebijakan tersebut hanya memindahkan konsumsi dari wilayah Jakarta Pusat ke wilayah Jakarta lainnya yang tak ada larangan.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di salah satu SPBU di Jakarta, Jumat (1/8/2014) malam. Larangan penjualan BBM subsidi jenis solar di wilayah Jakarta Pusat mulai 1 Agustus 2014 dinilai tak akan efektif. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, kebijakan tersebut hanya memindahkan konsumsi dari wilayah Jakarta Pusat ke wilayah Jakarta lainnya yang tak ada larangan.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berada di salah satu SPBU di Jakarta, Jumat (1/8/2014) malam. Larangan penjualan BBM subsidi jenis solar di wilayah Jakarta Pusat mulai 1 Agustus 2014 dinilai tak akan efektif. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, kebijakan tersebut hanya memindahkan konsumsi dari wilayah Jakarta Pusat ke wilayah Jakarta lainnya yang tak ada larangan.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di salah satu SPBU di Jakarta, Jumat (1/8/2014) malam. Larangan penjualan BBM subsidi jenis solar di wilayah Jakarta Pusat mulai 1 Agustus 2014 dinilai tak akan efektif. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, kebijakan tersebut hanya memindahkan konsumsi dari wilayah Jakarta Pusat ke wilayah Jakarta lainnya yang tak ada larangan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Larangan Jual Solar di Jakpus Dinilai Tak Efektif

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di salah satu SPBU di Jakarta, Jumat (1/8/2014) malam. Larangan penjualan BBM subsidi jenis solar di wilayah Jakarta Pusat mulai 1 Agustus 2014 dinilai tak akan efektif. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, kebijakan tersebut hanya memindahkan konsumsi dari wilayah Jakarta Pusat ke wilayah Jakarta lainnya yang tak ada larangan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya