Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara (tengah) dan Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Marwanto Harjowiryono memberikan keterangan pers terkait pemberitaan yang bersumber dari situs WikiLeaks tentang dugaan korupsi percetakan uang Republik Indonesia yang dicetak di Australia yang menyebut nama dirinya dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2014).
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pemberitaan yang bersumber dari situs WikiLeaks tentang dugaan korupsi percetakan uang Republik Indonesia yang dicetak di Australia yang menyebut nama dirinya dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2014).
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) bersiap memberikan keterangan pers terkait pemberitaan yang bersumber dari situs WikiLeaks tentang dugaan korupsi percetakan uang Republik Indonesia yang dicetak di Australia yang menyebut nama dirinya dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2014).
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pemberitaan yang bersumber dari situs WikiLeaks tentang dugaan korupsi percetakan uang Republik Indonesia yang dicetak di Australia yang menyebut nama dirinya dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2014).
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pemberitaan yang bersumber dari situs WikiLeaks tentang dugaan korupsi percetakan uang Republik Indonesia yang dicetak di Australia yang menyebut nama dirinya dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2014).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Presiden Bantah Tuduhan Korupsi WikiLeaks

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pemberitaan yang bersumber dari situs WikiLeaks tentang dugaan korupsi percetakan uang Republik Indonesia yang dicetak di Australia yang menyebut nama dirinya dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2014). Presiden SBY membantah telah menerima aliran dana dari Australia terkait percetakan 550 juta lembar uang pecahan Rp100.000 di Australia seperti yang diungkapkan situs WikiLeaks karena keputusan pengawasan, kewenangan untuk cetak itu ada pada Bank Indonesia, bukan pada pemerintah atau presiden.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya