Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 3
Perbesar
img-1
Pesepakbola asal Rusia, Sergei Litvinov menandatangani berkas di Kantor Imigrasi Surakarta saat akan dideportasi ke negaranya melalui Bandara Adi Sumarmo, Solo, Jateng, Rabu (2/7/2014). Pihak imigrasi menyatakan Sergei Litvinov melanggar visa kunjungan untuk bekerja dan izin tinggalnya telah kadaluarsa, sebelumnya ia menjadi pembicaraan saat terpaksa berjualan jus karena gajinya sebagai pesepakbola di PSLS Lhokseumawe sebesar Rp124 juta belum dibayar hingga kini.
Foto 2 / 3
Perbesar
img-2
Pesepakbola asal Rusia, Sergei Litvinov menandatangani berkas di Kantor Imigrasi Surakarta saat akan dideportasi ke negaranya melalui Bandara Adi Sumarmo, Solo, Jateng, Rabu (2/7/2014). Pihak imigrasi menyatakan Sergei Litvinov melanggar visa kunjungan untuk bekerja dan izin tinggalnya telah kadaluarsa, sebelumnya ia menjadi pembicaraan saat terpaksa berjualan jus karena gajinya sebagai pesepakbola di PSLS Lhokseumawe sebesar Rp124 juta belum dibayar hingga kini.
Foto 3 / 3
Perbesar
img-3
Pesepakbola asal Rusia, Sergei Litvinov berada dalam mobil di Kantor Imigrasi Surakarta saat akan dideportasi ke negaranya melalui Bandara Adi Sumarmo, Solo, Jateng, Rabu (2/7/2014). Pihak imigrasi menyatakan Sergei Litvinov melanggar visa kunjungan untuk bekerja dan izin tinggalnya telah kadaluarsa, sebelumnya ia menjadi pembicaraan saat terpaksa berjualan jus karena gajinya sebagai pesepakbola di PSLS Lhokseumawe sebesar Rp124 juta belum dibayar hingga kini.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Sergei Litvinov Dideportasi

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Pesepakbola asal Rusia, Sergei Litvinov berada dalam mobil di Kantor Imigrasi Surakarta saat akan dideportasi ke negaranya melalui Bandara Adi Sumarmo, Solo, Jateng, Rabu (2/7/2014). Pihak imigrasi menyatakan Sergei Litvinov melanggar visa kunjungan untuk bekerja dan izin tinggalnya telah kadaluarsa, sebelumnya ia menjadi pembicaraan saat terpaksa berjualan jus karena gajinya sebagai pesepakbola di PSLS Lhokseumawe sebesar Rp124 juta belum dibayar hingga kini.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya