Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Suasana acara diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (18/6/2014). Diskusi ini membahas ketiadaknetralan media dalam peliputan Pilpres 2014. Dewan Pers masih menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang dibuat oleh sejumlah media massa, terutama media televisi.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Suasana acara diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (18/6/2014). Diskusi ini membahas ketiadaknetralan media dalam peliputan Pilpres 2014. Dewan Pers masih menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang dibuat oleh sejumlah media massa, terutama media televisi.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Rahmad Arifin memberikan pemaparannya pada diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (18/6/2014). Diskusi ini membahas ketiadaknetralan media dalam peliputan Pilpres 2014. Dewan Pers masih menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang dibuat oleh sejumlah media massa, terutama media televisi.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Rahmad Arifin memberikan pemaparannya pada diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (18/6/2014). Diskusi ini membahas ketiadaknetralan media dalam peliputan Pilpres 2014. Dewan Pers masih menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang dibuat oleh sejumlah media massa, terutama media televisi.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Anggota Dewan Pers yang juga Ketua Komisi Pengaduan M. Ridho Eisy dan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Rahmad Arifin, saat hadir pada diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (18/6/2014). Diskusi ini membahas ketiadaknetralan media dalam peliputan Pilpres 2014. Dewan Pers masih menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang dibuat oleh sejumlah media massa, terutama media televisi.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Anggota Dewan Pers yang juga Ketua Komisi Pengaduan M. Ridho Eisy, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Rahmad Arifin, dan Anggota Dewan Pers yang juga Ketua Komisi Hukum Yosep Adhi Prasetyo, saat hadir pada diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (18/6/2014). Diskusi ini membahas ketiadaknetralan media dalam peliputan Pilpres 2014. Dewan Pers masih menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang dibuat oleh sejumlah media massa, terutama media televisi.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Ketidaknetralan Media dalam Peliputan Pilpres 2014

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Anggota Dewan Pers yang juga Ketua Komisi Pengaduan M. Ridho Eisy, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Rahmad Arifin, dan Anggota Dewan Pers yang juga Ketua Komisi Hukum Yosep Adhi Prasetyo, saat hadir pada diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (18/6/2014). Diskusi ini membahas ketiadaknetralan media dalam peliputan Pilpres 2014. Dewan Pers masih menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran yang dibuat oleh sejumlah media massa, terutama media televisi.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya