Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
seorang bocah bermain diantara kios-kios yang sudah ditinggalkan para pedagang di Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2014). Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah berhasil membuat Blok G ramai pengunjung, namun selama ini, pedagang yang berasal dari PKL Tanah Abang tersebut memilih kembali berjualan di lokasi ditempat lain dibanding di Blok G, pasalnya pedagang mengeluh omset mereka jauh menurun setelah menempati kios tersebut.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Tiga orang bocah bermain diantara kios-kios yang sudah ditinggalkan para pedagang di Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2014). Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah berhasil membuat Blok G ramai pengunjung, namun selama ini, pedagang yang berasal dari PKL Tanah Abang tersebut memilih kembali berjualan di lokasi ditempat lain dibanding di Blok G, pasalnya pedagang mengeluh omset mereka jauh menurun setelah menempati kios tersebut.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Dua orang bocah bermain diantara kios-kios yang sudah ditinggalkan para pedagang di Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2014). Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah berhasil membuat Blok G ramai pengunjung, namun selama ini, pedagang yang berasal dari PKL Tanah Abang tersebut memilih kembali berjualan di lokasi ditempat lain dibanding di Blok G, pasalnya pedagang mengeluh omset mereka jauh menurun setelah menempati kios tersebut.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Seorang pedagang tetap berjualan meski sepi pembeli di Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2014). Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah berhasil membuat Blok G ramai pengunjung, namun selama ini, pedagang yang berasal dari PKL Tanah Abang tersebut memilih kembali berjualan di lokasi ditempat lain dibanding di Blok G, pasalnya pedagang mengeluh omset mereka jauh menurun setelah menempati kios tersebut.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Dua orang bocah bermain diantara kios-kios yang sudah ditinggalkan para pedagang di Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2014). Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah berhasil membuat Blok G ramai pengunjung, namun selama ini, pedagang yang berasal dari PKL Tanah Abang tersebut memilih kembali berjualan di lokasi ditempat lain dibanding di Blok G, pasalnya pedagang mengeluh omset mereka jauh menurun setelah menempati kios tersebut.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Seseorang berjalan diantara kios-kios yang sudah ditinggalkan para pedagang di Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2014). Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah berhasil membuat Blok G ramai pengunjung, namun selama ini, pedagang yang berasal dari PKL Tanah Abang tersebut memilih kembali berjualan di lokasi ditempat lain dibanding di Blok G, pasalnya pedagang mengeluh omset mereka jauh menurun setelah menempati kios tersebut.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Blok G Tanah Abang Sepi Pembeli

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Seorang pedagang tetap berjualan meski sepi pembeli di  Blok G Pasar Tanah
Abang, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2014). Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah berhasil membuat Blok G ramai pengunjung, namun selama ini, pedagang yang berasal dari PKL Tanah Abang tersebut memilih kembali berjualan di lokasi ditempat lain dibanding di Blok G, pasalnya pedagang mengeluh omset mereka jauh menurun setelah menempati kios tersebut.
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya