Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
SVP & Head of Wealth Management HSBC Steven Suryana memberikan pemaparan terkait survei tabungan masa depan pendidikan anak di Jakarta, Rabu (21/5/2014). Di Indonesia, para orang tua secara ideal akan mengalokasikan 35% dana yang dimilikinya untuk pendidikan, jauh lebih besar dari pada keperluan lainnya. Namun demikian, 66% orang tua yang disurvei menyayangkan bahwa mereka kurang perencanaan pendidikan anak mereka.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
SVP & Head of Wealth Management HSBC Steven Suryana memberikan pemaparan terkait survei tabungan masa depan pendidikan anak di Jakarta, Rabu (21/5/2014). Di Indonesia, para orang tua secara ideal akan mengalokasikan 35% dana yang dimilikinya untuk pendidikan, jauh lebih besar dari pada keperluan lainnya. Namun demikian, 66% orang tua yang disurvei menyayangkan bahwa mereka kurang perencanaan pendidikan anak mereka.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
SVP & Head of Wealth Management HSBC Steven Suryana memberikan pemaparan terkait survei tabungan masa depan pendidikan anak di Jakarta, Rabu (21/5/2014). Di Indonesia, para orang tua secara ideal akan mengalokasikan 35% dana yang dimilikinya untuk pendidikan, jauh lebih besar dari pada keperluan lainnya. Namun demikian, 66% orang tua yang disurvei menyayangkan bahwa mereka kurang perencanaan pendidikan anak mereka.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
SVP & Head of Wealth Management HSBC Steven Suryana memberikan pemaparan terkait survei tabungan masa depan pendidikan anak di Jakarta, Rabu (21/5/2014). Di Indonesia, para orang tua secara ideal akan mengalokasikan 35% dana yang dimilikinya untuk pendidikan, jauh lebih besar dari pada keperluan lainnya. Namun demikian, 66% orang tua yang disurvei menyayangkan bahwa mereka kurang perencanaan pendidikan anak mereka.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
SVP & Head of Wealth Management HSBC Steven Suryana memberikan pemaparan terkait survei tabungan masa depan pendidikan anak di Jakarta, Rabu (21/5/2014). Di Indonesia, para orang tua secara ideal akan mengalokasikan 35% dana yang dimilikinya untuk pendidikan, jauh lebih besar dari pada keperluan lainnya. Namun demikian, 66% orang tua yang disurvei menyayangkan bahwa mereka kurang perencanaan pendidikan anak mereka.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Survei Masyarakat tentang Tabungan Masa Depan Pendidikan Anak

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

SVP & Head of Wealth Management HSBC Steven Suryana memberikan pemaparan terkait survei tabungan masa depan pendidikan anak di Jakarta, Rabu (21/5/2014). Di Indonesia, para orang tua secara ideal akan mengalokasikan 35% dana yang dimilikinya untuk pendidikan, jauh lebih besar dari pada keperluan lainnya. Namun demikian, 66% orang tua yang disurvei menyayangkan bahwa mereka kurang perencanaan pendidikan anak mereka.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya