Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Pekerja memindahkan kerangka manusia dari salah satu makam di Taman Pemakaman Umum Kampung Bayur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014). Hampir 200 makam di TPU ini dibongkar karena terkena proyek normalisasi Kali Sunter, di mana pelebaran bibir kali membutuhkan jarak 15-20 meter ke bagian dalam makam. Total, ada sekitar 3.000 meter persegi lahan makam yang terkena dampak pelebaran.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Pekerja membongkar makam yang terkena imbas normalisasi kali sunter di Taman Pemakaman Umum Kampung Bayur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014). Hampir 200 makam terkena proyek pelebaran bibir Kali Sunter, dengan lebar 15-20 meter ke bagian dalam makam. Total ada sekitar 3.000 meter persegi lahan makam, yang terkena dampak pelebaran.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Pekerja membongkar makam yang terkena imbas normalisasi kali sunter di Taman Pemakaman Umum Kampung Bayur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014). Hampir 200 makam terkena proyek pelebaran bibir Kali Sunter, dengan lebar 15-20 meter ke bagian dalam makam. Total ada sekitar 3.000 meter persegi lahan makam, yang terkena dampak pelebaran.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Pekerja membongkar makam yang terkena imbas normalisasi kali sunter di Taman Pemakaman Umum Kampung Bayur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014). Hampir 200 makam terkena proyek pelebaran bibir Kali Sunter, dengan lebar 15-20 meter ke bagian dalam makam. Total ada sekitar 3.000 meter persegi lahan makam, yang terkena dampak pelebaran.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Pekerja mengangkat nisan salah satu makam di Taman Pemakaman Umum Kampung Bayur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014). Hampir 200 makam di TPU ini dibongkar karena terkena proyek normalisasi Kali Sunter, di mana pelebaran bibir kali membutuhkan jarak 15-20 meter ke bagian dalam makam. Total, ada sekitar 3.000 meter persegi lahan makam yang terkena dampak pelebaran.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Sejumlah pekerja berada di Taman Pemakaman Umum Kampung Bayur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014). Hampir 200 makam di TPU ini dibongkar karena terkena proyek normalisasi Kali Sunter, di mana pelebaran bibir kali membutuhkan jarak 15-20 meter ke bagian dalam makam. Total, ada sekitar 3.000 meter persegi lahan makam yang terkena dampak pelebaran.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Pekerja menggotong nisan salah satu makam di Taman Pemakaman Umum Kampung Bayur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014). Hampir 200 makam di TPU ini dibongkar karena terkena proyek normalisasi Kali Sunter, di mana pelebaran bibir kali membutuhkan jarak 15-20 meter ke bagian dalam makam. Total, ada sekitar 3.000 meter persegi lahan makam yang terkena dampak pelebaran.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Dampak Normalisasi Kali Sunter, 200 Makam Bayur Digusur

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Pekerja memindahkan kerangka manusia dari salah satu makam di Taman Pemakaman Umum Kampung Bayur, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (16/5/2014). Hampir 200 makam di TPU ini dibongkar karena terkena proyek normalisasi Kali Sunter, di mana pelebaran bibir kali membutuhkan jarak 15-20 meter ke bagian dalam makam. Total, ada sekitar 3.000 meter persegi lahan makam yang terkena dampak pelebaran.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya