Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (9/5/2014). Dalam aksinya, mereka menolak hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Menurutnya, Pileg 2014 cacat karena mekanisme yang digunakan berasal dari sistem demokrasi-sekunder yang syarat politik transaksional dan oportunistik.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (9/5/2014). Dalam aksinya, mereka menolak hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Menurutnya, Pileg 2014 cacat karena mekanisme yang digunakan berasal dari sistem demokrasi-sekunder yang syarat politik transaksional dan oportunistik.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (9/5/2014). Dalam aksinya, mereka menolak hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Menurutnya, Pileg 2014 cacat karena mekanisme yang digunakan berasal dari sistem demokrasi-sekunder yang syarat politik transaksional dan oportunistik.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (9/5/2014). Dalam aksinya, mereka menolak hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Menurutnya, Pileg 2014 cacat karena mekanisme yang digunakan berasal dari sistem demokrasi-sekunder yang syarat politik transaksional dan oportunistik.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (9/5/2014). Dalam aksinya, mereka menolak hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Menurutnya, Pileg 2014 cacat karena mekanisme yang digunakan berasal dari sistem demokrasi-sekunder yang syarat politik transaksional dan oportunistik.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Aksi Tolak Hasil Pileg 2014

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (9/5/2014). Dalam aksinya, mereka menolak hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Menurutnya, Pileg 2014 cacat karena mekanisme yang digunakan berasal dari sistem demokrasi-sekunder yang syarat politik transaksional dan oportunistik.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya