Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Koordinator Penyelenggara Pendidikan Anak M Ihsan menjelaskan isi petisi Handayani "Ciptakan Dunia Pendidikan yang Aman dan Nyaman Bagi Anak," pada diskusi di Jakarta, Sabtu (19/4/2014). Pada diskusi ini, pembicara menyatakan sikap mendesak kepada Presiden Indonesia untuk mempercepat penerapan sistem perlindungan anak Indonesia sehingga dapat menekan angka korban dan mencegah terjadinya kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Koordinator Penyelenggara Pendidikan Anak M Ihsan, Anggota M. Ihsan dan Yuhendra saat menyampaikan isi petisi Handayani "Ciptakan Dunia Pendidikan yang Aman dan Nyaman Bagi Anak," pada diskusi di Jakarta, Sabtu (19/4/2014). Pada diskusi ini, pembicara menyatakan sikap mendesak kepada Presiden Indonesia untuk mempercepat penerapan sistem perlindungan anak Indonesia sehingga dapat menekan angka korban dan mencegah terjadinya kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Koordinator Penyelenggara Pendidikan Anak M Ihsan, Anggota M. Ihsan dan Yuhendra saat menyampaikan isi petisi Handayani "Ciptakan Dunia Pendidikan yang Aman dan Nyaman Bagi Anak," pada diskusi di Jakarta, Sabtu (19/4/2014). Pada diskusi ini, pembicara menyatakan sikap mendesak kepada Presiden Indonesia untuk mempercepat penerapan sistem perlindungan anak Indonesia sehingga dapat menekan angka korban dan mencegah terjadinya kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Koordinator Penyelenggara Pendidikan Anak M Ihsan, Anggota M. Ihsan dan Yuhendra saat menyampaikan isi petisi Handayani "Ciptakan Dunia Pendidikan yang Aman dan Nyaman Bagi Anak," pada diskusi di Jakarta, Sabtu (19/4/2014). Pada diskusi ini, pembicara menyatakan sikap mendesak kepada Presiden Indonesia untuk mempercepat penerapan sistem perlindungan anak Indonesia sehingga dapat menekan angka korban dan mencegah terjadinya kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Koordinator Penyelenggara Pendidikan Anak M Ihsan menjelaskan isi petisi Handayani "Ciptakan Dunia Pendidikan yang Aman dan Nyaman Bagi Anak," pada diskusi di Jakarta, Sabtu (19/4/2014). Pada diskusi ini, pembicara menyatakan sikap mendesak kepada Presiden Indonesia untuk mempercepat penerapan sistem perlindungan anak Indonesia sehingga dapat menekan angka korban dan mencegah terjadinya kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Koordinator Penyelenggara Pendidikan Anak M Ihsan menjelaskan isi petisi Handayani "Ciptakan Dunia Pendidikan yang Aman dan Nyaman Bagi Anak," pada diskusi di Jakarta, Sabtu (19/4/2014). Pada diskusi ini, pembicara menyatakan sikap mendesak kepada Presiden Indonesia untuk mempercepat penerapan sistem perlindungan anak Indonesia sehingga dapat menekan angka korban dan mencegah terjadinya kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Percepat Sistem Perlindungan Anak

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Koordinator Penyelenggara Pendidikan Anak M Ihsan menjelaskan isi petisi Handayani "Ciptakan Dunia Pendidikan yang Aman dan Nyaman Bagi Anak," pada diskusi di Jakarta, Sabtu (19/4/2014). Pada diskusi ini, pembicara menyatakan sikap mendesak kepada Presiden Indonesia untuk mempercepat penerapan sistem perlindungan anak Indonesia sehingga dapat menekan angka korban dan mencegah terjadinya kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya