Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Insinyur listrik Lars Trieble tengah memeriksa Underwater Vehicle (AUV) 'Abyss' di Helmholtz Centre Ocean, Kiel, Jerman, Senin (24/3/2014). Kapal selam tak berawak milik Jerman ini akan membantu pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia yang memiliki kedalaman sekitar 3.840 meter. Kapal selam ini mampu menyelam sedalam 6.000 metera dan bertahan selama 22 jam.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Insinyur listrik Lars Trieble tengah memeriksa Underwater Vehicle (AUV) 'Abyss' di Helmholtz Centre Ocean, Kiel, Jerman, Senin (24/3/2014). Kapal selam tak berawak milik Jerman ini akan membantu pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia yang memiliki kedalaman sekitar 3.840 meter. Kapal selam ini mampu menyelam sedalam 6.000 metera dan bertahan selama 22 jam.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Insinyur listrik Lars Trieble tengah memeriksa Underwater Vehicle (AUV) 'Abyss' di Helmholtz Centre Ocean, Kiel, Jerman, Senin (24/3/2014). Kapal selam tak berawak milik Jerman ini akan membantu pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia yang memiliki kedalaman sekitar 3.840 meter. Kapal selam ini mampu menyelam sedalam 6.000 metera dan bertahan selama 22 jam.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Kapal selam tak berawak milik Jerman ini akan membantu pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia yang memiliki kedalaman sekitar 3.840 meter. Kapal selam ini mampu menyelam sedalam 6.000 metera dan bertahan selama 22 jam.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Koordinator Ilmiah Klas Lackschewitz (kiri) dan insinyur listrik Lars Trieble tengah memeriksa Underwater Vehicle (AUV) 'Abyss' di Helmholtz Centre Ocean, Kiel, Jerman, Senin (24/3/2014). Kapal selam tak berawak milik Jerman ini akan membantu pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia yang memiliki kedalaman sekitar 3.840 meter. Kapal selam ini mampu menyelam sedalam 6.000 metera dan bertahan selama 22 jam.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Kapal Selam Milik Jerman Akan Cari MH370

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Insinyur listrik Lars Trieble tengah memeriksa Underwater Vehicle (AUV) 'Abyss' di Helmholtz Centre Ocean, Kiel, Jerman, Senin (24/3/2014). Kapal selam tak berawak milik Jerman ini akan membantu pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia yang memiliki kedalaman sekitar 3.840 meter. Kapal selam ini mampu menyelam sedalam 6.000 metera dan bertahan selama 22 jam.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya