Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio datang menjenguk korban ledakan di UGD Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014). Laksamana TNI Marsetio memastikan ledakan gudang amunisi TNI AL di Pondok Dayung, Jakarta Utara, yang menyebabkan 87 orang terluka dan satu orang meninggal dunia murni karena kecelakaan dan tidak ada unsur sabotase.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio datang menjenguk korban ledakan di UGD Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014). Laksamana TNI Marsetio memastikan ledakan gudang amunisi TNI AL di Pondok Dayung, Jakarta Utara, yang menyebabkan 87 orang terluka dan satu orang meninggal dunia murni karena kecelakaan dan tidak ada unsur sabotase.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio didampingi Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul memberikan keterangan usai menjenguk korban ledakan di UGD Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014). Laksamana TNI Marsetio memastikan ledakan gudang amunisi TNI AL di Pondok Dayung, Jakarta Utara, yang menyebabkan 87 orang terluka dan satu orang meninggal dunia murni karena kecelakaan dan tidak ada unsur sabotase.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio didampingi Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul memberikan keterangan usai menjenguk korban ledakan di UGD Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014). Laksamana TNI Marsetio memastikan ledakan gudang amunisi TNI AL di Pondok Dayung, Jakarta Utara, yang menyebabkan 87 orang terluka dan satu orang meninggal dunia murni karena kecelakaan dan tidak ada unsur sabotase.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio usai menjenguk korban ledakan di UGD Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014). Laksamana TNI Marsetio memastikan ledakan gudang amunisi TNI AL di Pondok Dayung, Jakarta Utara, yang menyebabkan 87 orang terluka dan satu orang meninggal dunia murni karena kecelakaan dan tidak ada unsur sabotase.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio usai menjenguk korban ledakan di UGD Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014). Laksamana TNI Marsetio memastikan ledakan gudang amunisi TNI AL di Pondok Dayung, Jakarta Utara, yang menyebabkan 87 orang terluka dan satu orang meninggal dunia murni karena kecelakaan dan tidak ada unsur sabotase.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio usai menjenguk korban ledakan di UGD Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014). Laksamana TNI Marsetio memastikan ledakan gudang amunisi TNI AL di Pondok Dayung, Jakarta Utara, yang menyebabkan 87 orang terluka dan satu orang meninggal dunia murni karena kecelakaan dan tidak ada unsur sabotase.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

KSAL Pastikan Ledakan Bukan Sabotase

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio usai menjenguk korban ledakan di UGD Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2014). Laksamana TNI Marsetio memastikan ledakan gudang amunisi TNI AL di Pondok Dayung, Jakarta Utara, yang menyebabkan 87 orang terluka dan satu orang meninggal dunia murni karena kecelakaan dan tidak ada unsur sabotase.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya