Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Anggota Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) memegang poster bertuliskan "Tragedi 65/66" dan topeng bergambar mantan Presiden Soeharto dalam aksi kamisan ke-337 di depan Istana Merdeka, Jakarta, kamis (16/1/2014).
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) berada di dekat tulisan "7Th Kamisan, SBY ke Mana?" dalam aksi kamisan ke-337 di depan Istana Merdeka, Jakarta, kamis (16/1/2014).
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Seorang anggota Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) memakai kaos bertuliskan "Dibunuh karena Benar" saat aksi kamisan ke-337 di depan Istana Merdeka, Jakarta, kamis (16/1/2014).
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Sejumlah kasus HAM berat diikat dan digantungnya di payung berukuran besar, dalam aksi kamisan ke-337 di depan Istana Merdeka, Jakarta, kamis (16/1/2014).
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Sejumlah kasus HAM berat diikat dan digantungnya di payung berukuran besar, dalam aksi kamisan ke-337 di depan Istana Merdeka, Jakarta, kamis (16/1/2014).
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Sebuah payung berwarna hitam yang bertuliskan "Tuntaskan Kasus Tanjuang Priuk 84" tergeletak di jalan, saat Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) melakukan aksi kamisan ke-337 di depan Istana Merdeka, Jakarta, kamis (16/1/2014).
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Seorang anggota Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) berjalan di dekat tulisan "7Th Kamisan, SBY ke Mana?" saat aksi kamisan ke-337 di depan Istana Merdeka, Jakarta, kamis (16/1/2014).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

7 Tahun Aksi Kamisan, SBY ke Mana?

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Seorang anggota Jaringan Solidaritas Korban untuk Kekerasan (JSKK) berjalan di dekat tulisan "7Th Kamisan, SBY ke Mana?" saat aksi kamisan ke-337 di depan Istana Merdeka, Jakarta, kamis (16/1/2014). Dalam aksi tersebut JSKK mendesak Presiden untuk segera mengambil langkah nyata dalam penuntasan kasus HAM berat yang sudah mereka perjuangkan selama tujuh tahun.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya