Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Suasana puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Keraton Kasunanan.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Saat gamelan mulai ditabuh, putra-putri Keraton Kasunanan Surakarta yang saat itu hadir, seperti Kanjeng Gusti Ratu (GKR) Wandansari atau Gusti Mung, serta Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger serta kerabat lainnya termasuk para abdi dalem dan masyarakat luas mulai mengunyak sirih atau nginang. Terlihat para putri Keraton tak bisa menyembunyikan kesedihannya saat mengunyak sirih tersebut. Dalam kepercayaan lokal, nginang di dekat gamelan Sekaten yang sedang dibunyikan akan membuat orang tersebut awet muda dan terjaga kejernihan pikirannya.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Ratusan warga saling berebut janur kuning penghias bangsa pradangga, Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta, saat gamelan peninggalan Kerajaan Demak, Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari resmi ditabuh sebagai tanda pelaksanaan serangkaian puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keraton Kasunanan di mulai.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Ratusan warga saling berebut janur kuning penghias bangsa pradangga, Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta, saat gamelan peninggalan Kerajaan Demak, Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari resmi ditabuh sebagai tanda pelaksanaan serangkaian puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keraton Kasunanan di mulai.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Gamelan peninggalan Kerajaan Demak, Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari resmi ditabuh sebagai tanda pelaksanaan serangkaian puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keraton Kasunanan di mulai.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Gamelan peninggalan Kerajaan Demak, Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari resmi ditabuh sebagai tanda pelaksanaan serangkaian puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keraton Kasunanan di mulai.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Gamelan Pusaka Ditabuh, Prosesi Sekaten Keraton Kasunanan Dimulai

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Ratusan warga saling berebut janur kuning penghias bangsa pradangga, Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta, saat gamelan peninggalan Kerajaan Demak, Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari resmi ditabuh sebagai tanda pelaksanaan serangkaian puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keraton Kasunanan di mulai. Dalam hitungan detik, hiasan janur kuning yang semula ada jadi ludes diserbu warga masyarakat yang mempercayai adannya berkah tersendiri dari janur kuning tersebut saat gamelan pusaka milik Keraton di bunyikan. Gamelan-gamelan tersebut mulai ditabuh pada pukul 14.00 WIB dan akan terus dimainkan hingga puncak Maulid Nabi yang akan jatuh pada 14 Januari yang ditandai dengan keluarnya dua pasang gunungan Keraton.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya