Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Terdakwa kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Luthfi Hasan Ishaaq melambaikan tangan saat memasuki ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2013).
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Terdakwa kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Luthfi Hasan Ishaaq, saat memasuki ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2013).
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Terdakwa kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Luthfi Hasan Ishaaq, saat memasuki ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2013).
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Terdakwa kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Luthfi Hasan Ishaaq, saat mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2013).
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Terdakwa kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Luthfi Hasan Ishaaq, saat mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2013).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Luthfi Hasan Ishaaq Dituntut 18 Tahun Penjara

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Terdakwa kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Luthfi Hasan Ishaaq, saat mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2013). Pada sidang ini, mantan Presiden PKS tersebut dituntut hukuman pidana 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan. Sementara untuk tindak pencucian uang, jaksa menuntut LHI dengan hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 1 tahun 4 bulan kurungan.
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya