Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (GPI), Dedi Jamaludin menunjukkan surat protes keras yang ditujukan kepada Duta Besar Australia untuk Indonesia di Jakarta, Selasa (19/11/2013). Mereka meminta Pemerintah Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik dan kerjasama dalam segala bidang dengan Pemerintah Australia terkait penyadapan terhadap aktivitas pemerintahan, sejumlah pejabat, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (GPI), Dedi Jamaludin (kedua kiri) bersama pengurus GPI memberi keterangan terkait protes keras terhadap arogansi Pemerintah Australia, di Jakarta, Selasa (19/11/2013). Mereka meminta Pemerintah Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik dan kerjasama dalam segala bidang dengan Pemerintah Australia terkait penyadapan terhadap aktivitas pemerintahan, sejumlah pejabat, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (GPI), Dedi Jamaludin (kedua kiri) bersama pengurus GPI memberi keterangan terkait protes keras terhadap arogansi Pemerintah Australia, di Jakarta, Selasa (19/11/2013). Mereka meminta Pemerintah Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik dan kerjasama dalam segala bidang dengan Pemerintah Australia terkait penyadapan terhadap aktivitas pemerintahan, sejumlah pejabat, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (GPI), Dedi Jamaludin (kedua kiri) bersama pengurus GPI memberi keterangan terkait protes keras terhadap arogansi Pemerintah Australia, di Jakarta, Selasa (19/11/2013). Mereka meminta Pemerintah Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik dan kerjasama dalam segala bidang dengan Pemerintah Australia terkait penyadapan terhadap aktivitas pemerintahan, sejumlah pejabat, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Protes Keras Penyadapan Australia

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (GPI), Dedi Jamaludin (kedua kiri) bersama pengurus GPI memberi keterangan terkait protes keras terhadap arogansi Pemerintah Australia, di Jakarta, Selasa (19/11/2013). Mereka meminta Pemerintah Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomatik dan kerjasama dalam segala bidang dengan Pemerintah Australia terkait penyadapan terhadap aktivitas pemerintahan, sejumlah pejabat, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya