Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Seorang sekuriti berusaha menghentikan aksi aktivis Greenpeace di Kantor Wilmar Internasional, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2013).
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Aktivis Greenpeace mengenakan pakaian harimau berunjukrasa di Kantor Wilmar Internasional, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2013).
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Aktivis Greenpeace mengenakan pakaian harimau berunjukrasa di Kantor Wilmar Internasional, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2013).
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Aktivis Greenpeace mengenakan pakaian harimau berunjukrasa di Kantor Wilmar Internasional, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2013).
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Aktivis Greenpeace mengenakan pakaian harimau berunjukrasa di Kantor Wilmar Internasional, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2013).
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Aktivis Greenpeace mengenakan pakaian harimau berunjukrasa di Kantor Wilmar Internasional, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2013).
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Aktivis Greenpeace mengenakan pakaian harimau berunjukrasa di Kantor Wilmar Internasional, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2013).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Greenpeace Demo Wilmaar Internasional

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Aktivis Greenpeace mengenakan pakaian harimau berunjukrasa di Kantor Wilmar Internasional, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2013). Greenpeace mendesak perusahaan Wilmar untuk berkomitmen menerapkan kebijakan nol deforentasi dalam seluruh rantai produksinya. Pasalnya produk yang mereka hasilkan tanpa disadari mendorong kepunahan 400 harimau Sumatera yang tersisa di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya