Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Dirut BRI Sofyan Basir (empat kiri) berbincang dengan Direktur Keuangan Ahmad Baiquni (tiga kanan) usai konferensi pers tentang kinerja keuangan triwulan III tahun 2013 di Jakarta, Rabu (23/10/2013).
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Dirut BRI Sofyan Basir (tengah) saat menjelaskan kinerja keuangan triwulan III tahun 2013 di Jakarta, Rabu (23/10/2013). BRI mencatat laba bersih setelah pajak sebesar Rp15,2 trilliun atau naik sebesar 17,01 persen.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Dirut BRI Sofyan Basir (tengah) saat menjelaskan kinerja keuangan triwulan III tahun 2013 di Jakarta, Rabu (23/10/2013). BRI mencatat laba bersih setelah pajak sebesar Rp15,2 trilliun atau naik sebesar 17,01 persen.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Dirut BRI Sofyan Basir (kiri) berbincang dengan Direktur Keuangan Ahmad Baiquni (kanan) di sela konferensi pers tentang kinerja keuangan triwulan III tahun 2013 di Jakarta, Rabu (23/10/2013).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Paparan Kinerja Bank BRI Triwulan III/2013

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dirut BRI Sofyan Basir (kiri) berbincang dengan Direktur Keuangan Ahmad Baiquni (kanan) di sela konferensi pers tentang kinerja keuangan triwulan III tahun 2013 di Jakarta, Rabu (23/10/2013). BRI mencatat laba bersih setelah pajak sebesar Rp15,2 trilliun atau naik sebesar 17,01 persen. Pencapaian laba bersih tersebut merupakan hal yang sangat positif di tengah kondisi makro ekonomi global dan domestik yang kurang kondusif, terutama dalam triwulan III 2013, tercermin pada trend kenaikan suku bunga dan inflasi.  Transformasi bisnis yang dilakukan BRI dalam 2 (dua) tahun terakhir berhasil meletakkan fundamental bisnis yang kokoh, terlihat dari pertumbuhan kredit BRI yang meningkat 29,96% secara year on year, dengan tetap menjaga NPL yang rendah yaitu 0,43% nett.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya