Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Seorang balita berada di dalam gerobak di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013). Tahun 2010 Pemprov DKI Jakarta mendata jumlah pemulung mencapai 1.031 orang yang tersebar di lima wilayah. Sedangkan menurut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) merilis pada tahun yang sama terdapat 260 manusia gerobak di kawasan Jakarta. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikan masalah sosial dengan pemberdayaan.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Seorang nenek berada di dalam gerobak di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013). Tahun 2010 Pemprov DKI Jakarta mendata jumlah pemulung mencapai 1.031 orang yang tersebar di lima wilayah. Sedangkan menurut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) merilis pada tahun yang sama terdapat 260 manusia gerobak di kawasan Jakarta. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikan masalah sosial dengan pemberdayaan.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Dua anak berada di dalam gerobak di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013). Tahun 2010 Pemprov DKI Jakarta mendata jumlah pemulung mencapai 1.031 orang yang tersebar di lima wilayah. Sedangkan menurut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) merilis pada tahun yang sama terdapat 260 manusia gerobak di kawasan Jakarta. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikan masalah sosial dengan pemberdayaan.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri menggendong seorang batita di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013). Tahun 2010 Pemprov DKI Jakarta mendata jumlah pemulung mencapai 1.031 orang yang tersebar di lima wilayah. Sedangkan menurut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) merilis pada tahun yang sama terdapat 260 manusia gerobak di kawasan Jakarta. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikan masalah sosial dengan pemberdayaan.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri melihat seorang batita di dalam gerobak di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013). Tahun 2010 Pemprov DKI Jakarta mendata jumlah pemulung mencapai 1.031 orang yang tersebar di lima wilayah. Sedangkan menurut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) merilis pada tahun yang sama terdapat 260 manusia gerobak di kawasan Jakarta. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikan masalah sosial dengan pemberdayaan.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Seorang anak berada di dalam gerobak di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013). Tahun 2010 Pemprov DKI Jakarta mendata jumlah pemulung mencapai 1.031 orang yang tersebar di lima wilayah. Sedangkan menurut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) merilis pada tahun yang sama terdapat 260 manusia gerobak di kawasan Jakarta. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikan masalah sosial dengan pemberdayaan.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Seorang ibu bercanda dengan anaknya yang ditidurkan di gerobak di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013). Tahun 2010 Pemprov DKI Jakarta mendata jumlah pemulung mencapai 1.031 orang yang tersebar di lima wilayah. Sedangkan menurut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) merilis pada tahun yang sama terdapat 260 manusia gerobak di kawasan Jakarta. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikan masalah sosial dengan pemberdayaan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Rehabilitasi Manusia Gerobak

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Seorang ibu bercanda dengan anaknya yang ditidurkan di gerobak di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2013). Tahun 2010 Pemprov DKI Jakarta mendata jumlah pemulung mencapai 1.031 orang yang tersebar di lima wilayah. Sedangkan menurut Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) merilis pada tahun yang sama terdapat 260 manusia gerobak di kawasan Jakarta. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikan masalah sosial dengan pemberdayaan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya