Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Seorang bocah memegang timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2013). Harga timur suri di pasar ini melonjak naik hingga 100 persen, di mana yang paling mahal sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram menjadi Rp8.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut akibat sejumlah daerah pemasok mengalami gagal panen karena tingginya curah hujan yang terjadi sejal Januari lalu.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Penjual menata timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2013). Harga timur suri di pasar ini melonjak naik hingga 100 persen, di mana yang paling mahal sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram menjadi Rp8.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut akibat sejumlah daerah pemasok mengalami gagal panen karena tingginya curah hujan yang terjadi sejal Januari lalu.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Penjual menata timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2013). Harga timur suri di pasar ini melonjak naik hingga 100 persen, di mana yang paling mahal sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram menjadi Rp8.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut akibat sejumlah daerah pemasok mengalami gagal panen karena tingginya curah hujan yang terjadi sejal Januari lalu.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Penjual menata timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2013). Harga timur suri di pasar ini melonjak naik hingga 100 persen, di mana yang paling mahal sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram menjadi Rp8.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut akibat sejumlah daerah pemasok mengalami gagal panen karena tingginya curah hujan yang terjadi sejal Januari lalu.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Penjual menata timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2013). Harga timur suri di pasar ini melonjak naik hingga 100 persen, di mana yang paling mahal sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram menjadi Rp8.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut akibat sejumlah daerah pemasok mengalami gagal panen karena tingginya curah hujan yang terjadi sejal Januari lalu.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Penjual menata timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2013). Harga timur suri di pasar ini melonjak naik hingga 100 persen, di mana yang paling mahal sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram menjadi Rp8.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut akibat sejumlah daerah pemasok mengalami gagal panen karena tingginya curah hujan yang terjadi sejal Januari lalu.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Harga Timun Suri Melonjak Naik

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Seorang bocah memegang timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/7/2013). Harga timur suri di pasar ini melonjak naik hingga 100 persen, di mana yang paling mahal sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram menjadi Rp8.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut akibat sejumlah daerah pemasok mengalami gagal panen karena tingginya curah hujan yang terjadi sejal Januari lalu.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya