Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa (kanan) dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, saat konferensi pers membahas kisruh di KJRI Jeddah, di Kantor Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2013). Akibat kekisruhan tersebut saat mengurus Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP) di KJRI Jeddah satu orang TKI meninggal dunia karena terinjak-terinjak saat antre. Supaya kasus tersebut tidak terulang, pemerintah membagi dua shift. Shift pertama loket layanan dibuka dari hari Selasa sampai Kamis yang melayani khusus pendaftaran. Kemudian shift kedua dibuka hari Sabtu sampai Senin hanya untuk pengambilan dokumen.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto (tengah), Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin (dua kanan), Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa (kiri), Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar (dua kiri) dan Wakil Menteri Hukum dan HAM Deny Indrayana, saat konferensi pers membahas kisruh di KJRI Jeddah, di Kantor Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2013). Akibat kekisruhan tersebut saat mengurus Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP) di KJRI Jeddah satu orang TKI meninggal dunia karena terinjak-terinjak saat antre. Supaya kasus tersebut tidak terulang, pemerintah membagi dua shift. Shift pertama loket layanan dibuka dari hari Selasa sampai Kamis yang melayani khusus pendaftaran. Kemudian shift kedua dibuka hari Sabtu sampai Senin hanya untuk pengambilan dokumen.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa (kiri) dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, saat konferensi pers membahas kisruh di KJRI Jeddah, di Kantor Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2013). Akibat kekisruhan tersebut saat mengurus Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP) di KJRI Jeddah satu orang TKI meninggal dunia karena terinjak-terinjak saat antre. Supaya kasus tersebut tidak terulang, pemerintah membagi dua shift. Shift pertama loket layanan dibuka dari hari Selasa sampai Kamis yang melayani khusus pendaftaran. Kemudian shift kedua dibuka hari Sabtu sampai Senin hanya untuk pengambilan dokumen.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa (kiri) dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, saat konferensi pers membahas kisruh di KJRI Jeddah, di Kantor Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2013). Akibat kekisruhan tersebut saat mengurus Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP) di KJRI Jeddah satu orang TKI meninggal dunia karena terinjak-terinjak saat antre. Supaya kasus tersebut tidak terulang, pemerintah membagi dua shift. Shift pertama loket layanan dibuka dari hari Selasa sampai Kamis yang melayani khusus pendaftaran. Kemudian shift kedua dibuka hari Sabtu sampai Senin hanya untuk pengambilan dokumen.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto (kiri) dan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin, saat konferensi pers membahas kisruh di KJRI Jeddah, di Kantor Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2013). Akibat kekisruhan tersebut saat mengurus Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP) di KJRI Jeddah satu orang TKI meninggal dunia karena terinjak-terinjak saat antre. Supaya kasus tersebut tidak terulang, pemerintah membagi dua shift. Shift pertama loket layanan dibuka dari hari Selasa sampai Kamis yang melayani khusus pendaftaran. Kemudian shift kedua dibuka hari Sabtu sampai Senin hanya untuk pengambilan dokumen.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto (kedua kanan), Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin (kanan), Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, saat konferensi pers membahas kisruh di KJRI Jeddah, di Kantor Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2013). Akibat kekisruhan tersebut saat mengurus Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP) di KJRI Jeddah satu orang TKI meninggal dunia karena terinjak-terinjak saat antre. Supaya kasus tersebut tidak terulang, pemerintah membagi dua shift. Shift pertama loket layanan dibuka dari hari Selasa sampai Kamis yang melayani khusus pendaftaran. Kemudian shift kedua dibuka hari Sabtu sampai Senin hanya untuk pengambilan dokumen.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Bahas Kisruh Jeddah

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto (tengah), Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin (dua kanan), Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa (kiri), Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar (dua kiri) dan Wakil Menteri Hukum dan HAM Deny Indrayana, saat konferensi pers membahas kisruh di KJRI Jeddah, di Kantor Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2013). Akibat kekisruhan tersebut saat mengurus Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP) di KJRI Jeddah satu orang TKI meninggal dunia karena terinjak-terinjak saat antre. Supaya kasus tersebut tidak terulang, pemerintah membagi dua shift. Shift pertama loket layanan dibuka dari hari Selasa sampai Kamis yang melayani khusus pendaftaran. Kemudian shift kedua dibuka hari Sabtu sampai Senin hanya untuk pengambilan dokumen.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya