Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Museum Sisa Hartaku.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Museum Merapi.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Lokasi batu alien yang ramai dikunjungi pengunjung.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Deretan jeep wylis yang mengantarkan perjalanan Anda. Perjalanan dimulai dari Museum Gunungapi Merapi. Sejuknya hawa kaki gunung sungguh melenakan. Perjalanan berhenti sejenak di Desa Petung, yang kini menjadi lokasi perkemahan pramuka para siswa. Lihat pula Kali Gendol yang kini kering, jejak penginapan, Batu Alien di Desa Kaliadem, Museum Sisa Hartaku, makam dan monumen bertuliskan para korban erupsi, dan terakhir ke Museum Ullen Sentalu.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Perjalanan berhenti sejenak untuk melihat pengrajin batik.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Kali Gendol yang kini kering.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Dari atas jeep wylis, Anda dapat menyapa warga sekita Gunung Merapi.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Merekam Jejak Merapi dengan Jeep Wyllis

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Erupsi Merapi tak lantas mematikan kehidupan masyarakat sekitar gunung aktif tersebut. Bak membawa berkah, sejak erupsi 2010 lalu, Gunung Merapi menjadi pesona di mata wisatawan lewat Lava Tour. Tur ini bisa menggunakan jeep wylis, bisa juga dengan motor trail. Rute yang dipilih bisa beragam, namun seluruhnya akan menelusuri sisa-sisa letusan Gunung Merapi. Lava Tour dengan jeep ditawarkan antara Rp250 ribu-Rp450 ribu untuk perjalanan berkisar 1,5-3 jam. Anda dapat menyewa jeep saja, jeep dengan pemandu, ataupun pemandu saja lalu tur menggunakan mobil pribadi Anda.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya