Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Dua aktivis lingkungan Greenpeace melakukan teatrikal dengan latar produk International GAP di Kantor Greenpeace, Jalan Tebet, Jakarta Selatan, rabu (17/4/2013). Menurut penelitian Greenpeace International, salah satu brand GAP menyumbang pembuangan limbah industri seperti bahan beracun basa langsung ke Sungai Citarum, Jawa Barat, melalui hubungan bisnis fashion dengan PT Gistex Group, perusahaan di balik penyemaran tersebut.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Aktivis lingkungan Greenpeace melakukan teatrikal dengan latar produk International GAP di Kantor Greenpeace, Jalan Tebet, Jakarta Selatan, rabu (17/4/2013). Menurut penelitian Greenpeace International, salah satu brand GAP menyumbang pembuangan limbah industri seperti bahan beracun basa langsung ke Sungai Citarum, Jawa Barat, melalui hubungan bisnis fashion dengan PT Gistex Group, perusahaan di balik penyemaran tersebut.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Aktivis lingkungan Greenpeace melakukan teatrikal dengan latar produk International GAP di Kantor Greenpeace, Jalan Tebet, Jakarta Selatan, rabu (17/4/2013). Menurut penelitian Greenpeace International, salah satu brand GAP menyumbang pembuangan limbah industri seperti bahan beracun basa langsung ke Sungai Citarum, Jawa Barat, melalui hubungan bisnis fashion dengan PT Gistex Group, perusahaan di balik penyemaran tersebut.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Aktivis lingkungan Greenpeace melakukan teatrikal dengan latar produk International GAP di Kantor Greenpeace, Jalan Tebet, Jakarta Selatan, rabu (17/4/2013). Menurut penelitian Greenpeace International, salah satu brand GAP menyumbang pembuangan limbah industri seperti bahan beracun basa langsung ke Sungai Citarum, Jawa Barat, melalui hubungan bisnis fashion dengan PT Gistex Group, perusahaan di balik penyemaran tersebut.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Aktivis lingkungan Greenpeace melakukan teatrikal dengan latar produk International GAP di Kantor Greenpeace, Jalan Tebet, Jakarta Selatan, rabu (17/4/2013). Menurut penelitian Greenpeace International, salah satu brand GAP menyumbang pembuangan limbah industri seperti bahan beracun basa langsung ke Sungai Citarum, Jawa Barat, melalui hubungan bisnis fashion dengan PT Gistex Group, perusahaan di balik penyemaran tersebut.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Dua aktivis lingkungan Greenpeace melakukan teatrikal dengan latar produk International GAP di Kantor Greenpeace, Jalan Tebet, Jakarta Selatan, rabu (17/4/2013). Menurut penelitian Greenpeace International, salah satu brand GAP menyumbang pembuangan limbah industri seperti bahan beracun basa langsung ke Sungai Citarum, Jawa Barat, melalui hubungan bisnis fashion dengan PT Gistex Group, perusahaan di balik penyemaran tersebut.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Berhenti Cemari Sungai Citarum

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dua aktivis lingkungan Greenpeace melakukan teatrikal dengan latar produk International GAP di Kantor Greenpeace, Jalan Tebet, Jakarta Selatan, rabu (17/4/2013). Menurut penelitian Greenpeace International, salah satu brand GAP menyumbang pembuangan limbah industri seperti bahan beracun basa langsung ke Sungai Citarum, Jawa Barat, melalui hubungan bisnis fashion dengan PT Gistex Group, perusahaan di balik penyemaran tersebut.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya