Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Seorang aktivis berdiri di antara sejumlah spanduk saat unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (22/3/2013).
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Seorang polisi menjaga jalannya aksi unjuk rasa sejumlah aktivis di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (22/3/2013).
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Aktivis melakukan aksi mengibarkan bendera Merah Putih di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (22/3/2013). Aksi mereka menyerukan kepada pemerintah untuk mempersatukan kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berazaskan Pancasila, bukan dengan azas demokrasi.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Aktivis melakukan aksi mengibarkan bendera Merah Putih di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (22/3/2013). Aksi mereka menyerukan kepada pemerintah untuk mempersatukan kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berazaskan Pancasila, bukan dengan azas demokrasi.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Aktivis melakukan aksi mengibarkan bendera Merah Putih di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (22/3/2013). Aksi mereka menyerukan kepada pemerintah untuk mempersatukan kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berazaskan Pancasila, bukan dengan azas demokrasi.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Aktivis melakukan aksi mengibarkan bendera Merah Putih di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (22/3/2013). Aksi mereka menyerukan kepada pemerintah untuk mempersatukan kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berazaskan Pancasila, bukan dengan azas demokrasi.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Aksi Kibarkan Bendera Merah Putih

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Aktivis melakukan aksi mengibarkan bendera Merah Putih di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (22/3/2013). Aksi mereka menyerukan kepada pemerintah untuk mempersatukan kembali Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berazaskan Pancasila, bukan dengan azas demokrasi.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya