Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Artis senior Pong Harjatmo membawa boneka tikus yang digantung saat mendatangi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2013). Aksi tersebut dilakukan Pong untuk mengkritik Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang diduga terlibat dalam kasus proyek Hambalang.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Artis senior Pong Harjatmo membawa boneka tikus yang digantung saat mendatangi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2013). Aksi tersebut dilakukan Pong untuk mengkritik Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang diduga terlibat dalam kasus proyek Hambalang.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Artis senior Pong Harjatmo membawa boneka tikus yang digantung saat mendatangi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2013). Aksi tersebut dilakukan Pong untuk mengkritik Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang diduga terlibat dalam kasus proyek Hambalang.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Artis senior Pong Harjatmo membawa boneka tikus yang digantung saat mendatangi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2013). Aksi tersebut dilakukan Pong untuk mengkritik Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang diduga terlibat dalam kasus proyek Hambalang.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Artis senior Pong Harjatmo membawa boneka tikus yang digantung saat mendatangi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2013). Aksi tersebut dilakukan Pong untuk mengkritik Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang diduga terlibat dalam kasus proyek Hambalang.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pong Kritik Anas lewat Boneka Tikus

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Artis senior Pong Harjatmo membawa boneka tikus yang digantung saat mendatangi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2013). Aksi tersebut dilakukan Pong untuk mengkritik Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang diduga terlibat dalam kasus proyek Hambalang.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya