Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Para wartawan menyaksikan proyek monorel saat pemaparan kelanjutan pembangunan proyek monorel oleh Ortus Group, kelompok usaha milik Edward Soeryadjaya, pemegang saham PT.Jakarta Monorel, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2013). Jalur monorel yang akan dibangun oleh PT Jakarta Monorel sepanjang 30 kilometer terdiri dari rute jalur hijau 14,5 kilometer (Kuningan-Dukuh Atas-Gatot Subroto-SCBD) dan jalur biru 15,5 kilometer (Kampung Melayu-Tebet-Casablanca-Tanah Abang-Mall Taman Anggrek).
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Seorang kameraman berdiri di depan layar yang menggambarkan proyek monorel saat pemaparan kelanjutan pembangunan proyek monorel oleh Ortus Group, kelompok usaha milik Edward Soeryadjaya, pemegang saham PT Jakarta Monorel, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2013). Jalur monorel yang akan dibangun oleh PT Jakarta Monorel sepanjang 30 kilometer terdiri dari rute jalur hijau 14,5 kilometer (Kuningan-Dukuh Atas-Gatot Subroto-SCBD) dan jalur biru 15,5 kilometer (Kampung Melayu-Tebet-Casablanca-Tanah Abang-Mall Taman Anggrek).
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (tengah) bersama dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak (kiri) dan Dirjen Kementerian Perhubungan Darat Rasman Ginting (kanan) saat pemaparan kelanjutan pembangunan proyek monorel oleh Ortus Group, kelompok usaha milik Edward Soeryadjaya, pemegang saham PT Jakarta Monorel, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2013). Jalur monorel yang akan dibangun oleh PT Jakarta Monorel sepanjang 30 kilometer terdiri dari rute jalur hijau 14,5 kilometer (Kuningan-Dukuh Atas-Gatot Subroto-SCBD) dan jalur biru 15,5 kilometer (Kampung Melayu-Tebet-Casablanca-Tanah Abang-Mall Taman Anggrek).
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) bersama dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak (kiri) saat pemaparan kelanjutan pembangunan proyek monorel oleh Ortus Group, kelompok usaha milik Edward Soeryadjaya, pemegang saham PT Jakarta Monorel, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2013). Jalur monorel yang akan dibangun oleh PT Jakarta Monorel sepanjang 30 kilometer terdiri dari rute jalur hijau 14,5 kilometer (Kuningan-Dukuh Atas-Gatot Subroto-SCBD) dan jalur biru 15,5 kilometer (Kampung Melayu-Tebet-Casablanca-Tanah Abang-Mall Taman Anggrek).
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (tengah) bersama dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak (kiri) dan Dirjen Kementerian Perhubungan Darat Rasman Ginting (kanan) saat pemaparan kelanjutan pembangunan proyek monorel oleh Ortus Group, kelompok usaha milik Edward Soeryadjaya, pemegang saham PT Jakarta Monorel, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2013). Jalur monorel yang akan dibangun oleh PT Jakarta Monorel sepanjang 30 kilometer terdiri dari rute jalur hijau 14,5 kilometer (Kuningan-Dukuh Atas-Gatot Subroto-SCBD) dan jalur biru 15,5 kilometer (Kampung Melayu-Tebet-Casablanca-Tanah Abang-Mall Taman Anggrek).
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (tengah) bersama dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak (kiri) dan Dirjen Kementerian Perhubungan Darat Rasman Ginting (kanan) saat pemaparan kelanjutan pembangunan proyek monorel oleh Ortus Group, kelompok usaha milik Edward Soeryadjaya, pemegang saham PT Jakarta Monorel, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2013). Jalur monorel yang akan dibangun oleh PT Jakarta Monorel sepanjang 30 kilometer terdiri dari rute jalur hijau 14,5 kilometer (Kuningan-Dukuh Atas-Gatot Subroto-SCBD) dan jalur biru 15,5 kilometer (Kampung Melayu-Tebet-Casablanca-Tanah Abang-Mall Taman Anggrek).
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) bersama dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak (kiri) saat pemaparan kelanjutan pembangunan proyek monorel oleh Ortus Group, kelompok usaha milik Edward Soeryadjaya, pemegang saham PT Jakarta Monorel, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2013). Jalur monorel yang akan dibangun oleh PT Jakarta Monorel sepanjang 30 kilometer terdiri dari rute jalur hijau 14,5 kilometer (Kuningan-Dukuh Atas-Gatot Subroto-SCBD) dan jalur biru 15,5 kilometer (Kampung Melayu-Tebet-Casablanca-Tanah Abang-Mall Taman Anggrek).
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (tengah) bersama dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak (kiri) dan Dirjen Kementerian Perhubungan Darat Rasman Ginting (kanan) saat pemaparan kelanjutan pembangunan proyek monorel oleh Ortus Group, kelompok usaha milik Edward Soeryadjaya, pemegang saham PT Jakarta Monorel, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2013). Jalur monorel yang akan dibangun oleh PT Jakarta Monorel sepanjang 30 kilometer terdiri dari rute jalur hijau 14,5 kilometer (Kuningan-Dukuh Atas-Gatot Subroto-SCBD) dan jalur biru 15,5 kilometer (Kampung Melayu-Tebet-Casablanca-Tanah Abang-Mall Taman Anggrek).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pemaparan Pembangunan Proyek Monorel

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (tengah) bersama dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak (kiri) dan Dirjen Kementerian Perhubungan Darat Rasman Ginting (kanan) saat pemaparan kelanjutan pembangunan proyek monorel oleh Ortus Group, kelompok usaha milik Edward Soeryadjaya, pemegang saham PT Jakarta Monorel, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2013). Jalur monorel yang akan dibangun oleh PT Jakarta Monorel sepanjang 30 kilometer terdiri dari rute jalur hijau 14,5 kilometer (Kuningan-Dukuh Atas-Gatot Subroto-SCBD) dan jalur biru 15,5 kilometer (Kampung Melayu-Tebet-Casablanca-Tanah Abang-Mall Taman Anggrek).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya