Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo didampingi dua Wakil Menkeu Mahendra Siregar dan Anny Rahmawati sebelum memberi keterangan pers perkembangan ekonomi makro dan realisasi APBN-P 2012 di Jakarta, Senin (7/1/2013).
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Acara keterangan pers perkembangan ekonomi makro dan realisasi APBN-P 2012 di Jakarta, Senin (7/1/2013). Kementerian Keuangan mencatat pada 2012 neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit karena nilai impor yang lebih besar dari ekspor, di mana kondisi tersebut terakhir terjadi pada 50 tahun yang lalu.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Acara keterangan pers perkembangan ekonomi makro dan realisasi APBN-P 2012 di Jakarta, Senin (7/1/2013). Kementerian Keuangan mencatat pada 2012 neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit karena nilai impor yang lebih besar dari ekspor, di mana kondisi tersebut terakhir terjadi pada 50 tahun yang lalu.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo didampingi dua Wakil Menkeu Mahendra Siregar dan Anny Rahmawati sebelum memberi keterangan pers perkembangan ekonomi makro dan realisasi APBN-P 2012 di Jakarta, Senin (7/1/2013).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Neraca Perdagangan Tahun 2012

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo didampingi dua Wakil Menkeu Mahendra Siregar dan Anny Rahmawati sebelum memberi keterangan pers perkembangan ekonomi makro dan realisasi APBN-P 2012 di Jakarta, Senin (7/1/2013). Kementerian Keuangan mencatat pada 2012 neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit karena nilai impor yang lebih besar dari ekspor, di mana kondisi tersebut terakhir terjadi pada 50 tahun yang lalu.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya