Kembali
Share
https://digital.okezone.com/view/NaN/aN/aN/1/8417/aksi-budaya-pertahankan-bahasa-daerah
Foto 1 / 7
Perbesar
Sejumlah perwakilan masyarakat terdiri dari para pengawas, kepala sekolah, guru, seniman dan penggiat budaya Sunda melakukan aksi teatrikal di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (7/1/2013).
Foto 2 / 7
Perbesar
Tiga demonstran membentangkan poster saat unjuk rasa mengkritisi draft kurikulum 2013 dan menuntut bahasa daerah dipertahankan serta dibuat dalam kurikulum terpisah.
Foto 3 / 7
Perbesar
Dua demonstran membentangkan poster saat unjuk rasa mengkritisi draft kurikulum 2013 dan menuntut bahasa daerah dipertahankan serta dibuat dalam kurikulum terpisah.
Foto 4 / 7
Perbesar
Dua demonstran membentangkan poster saat unjuk rasa mengkritisi draft kurikulum 2013 dan menuntut bahasa daerah dipertahankan serta dibuat dalam kurikulum terpisah.
Foto 5 / 7
Perbesar
Sejumlah perwakilan masyarakat terdiri dari para pengawas, kepala sekolah, guru, seniman dan penggiat budaya Sunda melakukan aksi teatrikal di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (7/1/2013).
Foto 6 / 7
Perbesar
Sejumlah perwakilan masyarakat terdiri dari para pengawas, kepala sekolah, guru, seniman dan penggiat budaya Sunda melakukan aksi teatrikal di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (7/1/2013).
Foto 7 / 7
Perbesar
Sejumlah perwakilan masyarakat terdiri dari para pengawas, kepala sekolah, guru, seniman dan penggiat budaya Sunda melakukan aksi teatrikal di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (7/1/2013).
Advertisement
Aksi Budaya Pertahankan Bahasa Daerah
Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Sejumlah perwakilan masyarakat terdiri dari para pengawas, kepala sekolah, guru, seniman dan penggiat budaya Sunda melakukan aksi teatrikal di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (7/1/2013). "Aksi Budaya" tersebut mengkritisi draft kurikulum 2013 dan menuntut bahasa daerah dipertahankan serta dibuat dalam kurikulum terpisah.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Follow
Topik Artikel :
Foto Lainnya