Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Tampak pembangunan sebuah gedung tinggi (kiri) di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2012). Kurangnya daerah resapan air dan bertambahnya gedung tinggi di Jakarta menyebabkan permukaan air tanah mengalami penurunan. Menurut Kepala Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Lingkungan, Badan Geologi Kementerian ESDM Dodid Murdohardono, Jakarta mengalami penurunan muka tanah mencapai 10 sentimeter per tahun. Penurunan muka tanah disebabkan oleh pengambilan air tanah dalam skala besar, yang biasanya dilakukan oleh industri.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Suasana pertumbuhan gedung bertingkat dan pemukiman padat penduduk di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2012). Kurangnya daerah resapan air dan bertambahnya gedung tinggi di Jakarta menyebabkan permukaan air tanah mengalami penurunan. Menurut Kepala Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Lingkungan, Badan Geologi Kementerian ESDM Dodid Murdohardono, Jakarta mengalami penurunan muka tanah mencapai 10 sentimeter per tahun. Penurunan muka tanah disebabkan oleh pengambilan air tanah dalam skala besar, yang biasanya dilakukan oleh industri.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Suasana pertumbuhan gedung bertingkat dan pemukiman padat penduduk di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2012). Kurangnya daerah resapan air dan bertambahnya gedung tinggi di Jakarta menyebabkan permukaan air tanah mengalami penurunan. Menurut Kepala Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Lingkungan, Badan Geologi Kementerian ESDM Dodid Murdohardono, Jakarta mengalami penurunan muka tanah mencapai 10 sentimeter per tahun. Penurunan muka tanah disebabkan oleh pengambilan air tanah dalam skala besar, yang biasanya dilakukan oleh industri.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Suasana pertumbuhan gedung bertingkat dan pemukiman padat penduduk di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2012). Kurangnya daerah resapan air dan bertambahnya gedung tinggi di Jakarta menyebabkan permukaan air tanah mengalami penurunan. Menurut Kepala Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Lingkungan, Badan Geologi Kementerian ESDM Dodid Murdohardono, Jakarta mengalami penurunan muka tanah mencapai 10 sentimeter per tahun. Penurunan muka tanah disebabkan oleh pengambilan air tanah dalam skala besar, yang biasanya dilakukan oleh industri.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Jakarta Kurang Daerah Resapan Air

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Suasana pertumbuhan gedung bertingkat dan pemukiman padat penduduk di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (27/12/2012). Kurangnya daerah resapan air dan bertambahnya gedung tinggi di Jakarta menyebabkan permukaan air tanah mengalami penurunan. Menurut Kepala Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Lingkungan, Badan Geologi Kementerian ESDM Dodid Murdohardono, Jakarta mengalami penurunan muka tanah mencapai 10 sentimeter per tahun. Penurunan muka tanah disebabkan oleh pengambilan air tanah dalam skala besar, yang biasanya dilakukan oleh industri.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya