Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Seorang ibu penyandang tunanetra bernama Dewi, membawa kerupuk yang akan dijualnya di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012). Dengan menggunakan tongkat, Dewi berjalan sejauh 3-5 kilometer sehari untuk menjual kerupuk seharga Rp6.000 per kantongnya. Dalam seharinya, Dewi dapat menjual 10-15 kantong kerupuk, yang uang dari hasil penjualannya tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Seorang ibu penyandang tunanetra bernama Dewi, membawa kerupuk yang akan dijualnya di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012). Dengan menggunakan tongkat, Dewi berjalan sejauh 3-5 kilometer sehari untuk menjual kerupuk seharga Rp6.000 per kantongnya. Dalam seharinya, Dewi dapat menjual 10-15 kantong kerupuk, yang uang dari hasil penjualannya tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Seorang ibu penyandang tunanetra bernama Dewi, membawa kerupuk yang akan dijualnya di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012). Dengan menggunakan tongkat, Dewi berjalan sejauh 3-5 kilometer sehari untuk menjual kerupuk seharga Rp6.000 per kantongnya. Dalam seharinya, Dewi dapat menjual 10-15 kantong kerupuk, yang uang dari hasil penjualannya tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Seorang ibu penyandang tunanetra bernama Dewi, membawa kerupuk yang akan dijualnya di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012). Dengan menggunakan tongkat, Dewi berjalan sejauh 3-5 kilometer sehari untuk menjual kerupuk seharga Rp6.000 per kantongnya. Dalam seharinya, Dewi dapat menjual 10-15 kantong kerupuk, yang uang dari hasil penjualannya tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Seorang ibu penyandang tunanetra bernama Dewi, membawa kerupuk yang akan dijualnya di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012). Dengan menggunakan tongkat, Dewi berjalan sejauh 3-5 kilometer sehari untuk menjual kerupuk seharga Rp6.000 per kantongnya. Dalam seharinya, Dewi dapat menjual 10-15 kantong kerupuk, yang uang dari hasil penjualannya tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Seorang ibu penyandang tunanetra bernama Dewi, membawa kerupuk yang akan dijualnya di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012). Dengan menggunakan tongkat, Dewi berjalan sejauh 3-5 kilometer sehari untuk menjual kerupuk seharga Rp6.000 per kantongnya. Dalam seharinya, Dewi dapat menjual 10-15 kantong kerupuk, yang uang dari hasil penjualannya tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pantang Menyerah dengan Keterbatasan Fisik

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Seorang ibu penyandang tunanetra bernama Dewi, membawa kerupuk yang akan dijualnya di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012). Dengan menggunakan tongkat, Dewi berjalan sejauh 3-5 kilometer sehari untuk menjual kerupuk seharga Rp6.000 per kantongnya. Dalam seharinya, Dewi dapat menjual 10-15 kantong kerupuk, yang uang dari hasil penjualannya tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya